Anak Pinkan Mambo, Michelle Ashley, membuat heboh warganet setelah pengakuannya soal menjadi korban pelecehan seksual ayah tirinya, Steven Wantania.
Pelecehan itu terjadi pada tahun 2018, dan berlangsung selama sekitar tiga tahun. Dan saat ini, sang ayah tiri sudah dijatuhi hukuman penjara akibat perbuatannya itu.
Enam tahun bungkam soal pelecehan seksual yang menimpa dirinya, putri Pinkan Mambo itu pun memutuskan menceritakan semuanya dalam podcast Nadia Alaydrus.
Pengakuannya tersebut sontak membuat publik menyerang Pinkan Mambo, lantaran, menurut Michelle, gagal melindungi anaknya.
Kesal lantaran dipojokkan dalam kasus ini, Pinkan akhirnya angkat bicara dalam sebuah acara televisi.
Alih-alih mengklarifikasi atau meminta maaf pada sang putri, Pingkan malah mengungkit nafkah yang sudah diberikannya kepada Michelle Ashey.
"Michelle, jangan lihat, kadang orang itu kelihatan berantakan tapi yang bayar sekolah Michelle itu atas nama Pinkan Ratnasari. Susunya Michelle, bajunya Michelle. Sampai hari ini pun, 'Mama aku di Bali, aku mau beli aksesori', aku transfer 2 juta," kata Pinkan, dikutip dari akun Instagram @lambegosiip, Selasa (1/8/2023).
Lebih lanjut, Pinkan meminta putrinya tidak melihatnya dengan pemikiran gadis 17 tahun. Ia berdalih dirinya telah bersusah payah membesarkan lima orang anak sendirian.
"Intinya Michelle, jangan lihat Mami dengan pemikiran anak umur 17, Michella harus lihat Mami susah membesarkan anak lima. Nggak semudah Michelle, anak muda yang nggak bekerja," tegasnya.
Menurut Pinkan, mencari nafkah untuk lima anak itu sangatlah sulit. Ia pun menantang sang putri untuk mencoba mencari nafkah sendiri.
"Coba Michelle cari uang 50 ribu, menurut aku susah loh, cari uang seribu pun susah," tutupnya.
Pembelaan diri Pinkan itu pun langsung membuatnya dirujak oleh warganet. Tak sedikit yang marah kepada mantan rekan duet Maia Estianty tersebut, lantaran mengungkit-ungkit soal nafkah yang diberikan kepada anaknya.
"Jangan bahas nafkah karena itu memang kewajiban orang tua. Selain memberi nafkah, orang tua juga wajib melindungi dan memberikan rasa aman untuk anaknya. Bukan anak yang harus melihat dari kacamata orang tua, tapi orang tua yang harus melihat dari kacamata anak. Kita pernah di usia anak kita, tapi anak belum pernah ada di usia kita," komentar warganet panjang lebar.
"Hubungannya apa? Anak lu dilecehin, malah bahas nafkah," sindir warganet yang lain.
"Kayaknya Pinkan ini agak lain cara berpikirnya," kata warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?