Pelatih Timnas Indonesia U17 memberikan pernyataan setelah timnya dikalahkan Barcelona Juvenil A dengan skor 0-3 dalam laga uji coba di Stadion Ngurah Rai, Bali, pada Rabu (2/8/2023).
Bima Sakti menyatakan bahwa meskipun tim ingin meraih kemenangan, mereka menyadari pentingnya proses dan persiapan yang matang untuk bersaing di Piala Dunia U17 2023.
"Kami tentu ingin meraih kemenangan, tetapi kami menyadari bahwa diperlukan proses dan persiapan yang lebih baik," ujarnya setelah pertandingan, dikutip dari Bolatimes.
Setelah kekalahan dari Barcelona, Timnas Indonesia U17, yang menggunakan nama Garuda United, akan menghadapi tim Jepang, Kashima Antler, pada Sabtu (5/8/2023).
Bima Sakti membuka peluang untuk mencoba formasi lain, mengingat masih ada pemain yang belum bermain dalam pertandingan sebelumnya.
"Kami akan mencoba pemain lain karena masih ada beberapa pemain yang belum bermain tadi. Kami memberikan kesempatan kepada mereka, termasuk beberapa pemain U17 dan Timnas U21," tambahnya.
Lebih lanjut, Bima Sakti menekankan pentingnya para pemain mengambil pelajaran dari laga uji coba ini.
"Yang terpenting adalah belajar dan bekerja maksimal tanpa perlu merasa khawatir dengan tim lawan. Yang penting adalah kita bisa belajar dari pengalaman ini," pungkasnya.
Baca Juga: Remaja 16 Tahun Ini Rela Mualaf Demi Menikah dengan Teman Ibunya yang Berusia 41 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata