Di kota besar seperti Jakarta, bukan hal aneh jika kita melihat pemandangan para pedagang kaki lima dan asongan yang dibubarkan paksa oleh Satpol PP.
Tak jarang, momen ini membuat masyarakat ikut geram. Pasalnya, kadang para petugas Satpol PP ini begitu tega bertindak kasar terhadap orang-orang kecil tersebut.
Namun, petugas Satpol PP yang satu ini seakan mematahkan stigma di atas. Viral di media sosial video ketika seorang petugas Satpol PP yang sedang razia, pura-pura tak melihat sekelompok bocah pedagang asongan yang sedang bersembunyi.
Dalam video yang diunggah akun Twitter @orangbiasamales, tampak seorang petugas Satpol PP sedang berbincang dengan rekannya di belakang mobil. Mereka tampaknya sedang melakukan razia untuk menciduk para pedagang kaki lima dan asongan yang berjualan di pinggir jalan.
Di samping mobil petugas tersebut, ada sebuah tempat parkir minimarket, di mana tampak empat bocah pedagang asongan yang sedang bersembunyi di balik motor.
Sambil memegang erat barang dagangannya masing-masing yang berupa tisu dan minuman, keempat bocah tersebut memerhatikan kedua petugas Satpol PP tersebut dengan tatapan ketakutan. Mereka sepertinya cemas kalau-kalau akan diangkut oleh para petugas tersebut.
Saat itulah, seorang petugas Satpol PP melirik ke arah deretan sepeda motor di tempat parkir yang dijadikan tempat persembunyian keempat bocah pedagang asongan tersebut.
Namun, petugas Satpol PP tersebut malah berlalu dan mengabaikan keberadaan mereka. Padahal, hampir bisa dipastikan kalau petugas tersebut sebenarnya melihat para bocah tersebut, mengingat area tempat parkir tersebut cukup terbuka.
Momen ini langsung ramai dikomentari warganet. Bahkan, tak sedikit yang terharu dengan kebaikan petugas tersebut.
Baca Juga: Terus Sumbang Gol untuk Inter Miami, Lionel Messi Bisa Pecahkan Top Skor Sepanjang Masa
"Goodjob & god bless u.. kamu boleh bekerja dengan akal sampai anggota tubuhmu kamu jual demi harta & tahta tapi jangan lupa kamu masih manusia masih punya nurani yang ga bisa kamu sembunyikan," tulis seorang warganet.
"Satpolnya masih punya nurani dan akal sehat. Kalaupun mau ngebawa, masih gak yakin apa anak-anak itu akan terurus sama dinas sosial," timpal warganet lainnya.
"Bocil jualan itu lebih baik daripada orang udah gede tapi minta-minta," balas warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan