Ibunda Kikan Cokelat, Indira Damayanti meninggal dunia pada Selasa (8/8/2023) pukul 13.20 WIB.
Kikan mengungkapkan ibunya memang sudah tujuh tahun mengidap kanker. Dimulai dari kanker payudara dan kemudian menyebar ke liver atau hati.
Kata Kikan, pagi tadi ibundanya masih bisa berkomunikasi, bahkan jelang akhir hayatnya.
"Tadi pagi sih masih berusaha komunikasi, buka mata. Layaknya orang normal aja. Apa ya, tapi sudah agak lemas," ujar Kikan saat ditemui di rumah duka kawasan Ciputat, Tangerang Selatan pada Selasa (8/8/2023).
Pemilik nama lengkap Namara Surtikanti alias Kikan Namara itu lalu mengungkapkan kronologi ibundanya yang meninggal dunia. Ketika itu kata Kikan sang ibunda sempat mengeluhkan sakit.
Ia pun tak tega melihat ibundanya mengeluh kesakitan.
"Sedikit mengeluh karena badannya kesakitan. Ya saya pun dalam hati sudah mengikhlaskan. Artinya nggak tega juga lihat ibu kesakitan," kata Kikan.
Bahkan ia sempat membisikkan sesuatu kepada sang ibu. Kepada ibundanya, Kikan mengaku ikhlas jika beliau ingin pergi.
"Ya saya bilang, ibu kalau memang sudah mau pulang, insya Allah saya ikhlas. Ibu cuma bilang, mau," kata Kikan.
Baca Juga: Ibunda Kikan Cokelat Meninggal Dunia, Dimakamkan Besok di TPU Jeruk Purut
Lebih lanjut, Kikan menyebut kondisi ibundanya menurun setelah Dzuhur. Yakni mulai dari tak bisa berkomunikasi hingga memberikan respons apapun.
"Lalu kehilangan kesadaran, sampai akhirnya berpulang," tandasnya.
Untuk diketahui jenazah ibunda Kikan kini berada di rumah duka kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.
Adapun jenazah ibunda Kikan akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).
Berita Terkait
-
Innalillahi, ibu Kikan Cokelat Meninggal Dunia Akibat Kanker
-
Usung Semangat Hari Pahlawan, Pagelaran Sabang Merauke Kedua Digelar Lebih Meriah
-
Pagelaran Sabang Merauke Dihelat Sepekan Lagi, Kikan Namara dkk Mulai Serius Berlatih
-
Kikan Namara Kembali Didapuk Jadi Music Director sekaligus Lead Vokal di Pagelaran Sabang Merauke
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka
-
Anime Aksi SAKAMOTO DAYS Season 2 Umumkan Tayang Januari 2027 di Netflix
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?