Motivator Mario Teguh membantah tuduhan terkait dugaan penipuan serta penggelapan dana senilai Rp 5 miliar.
Mario Teguh menyatakan bahwa pihak Sunyoto Indra Prayitno dan Sarah Choirul Bariyah, sebenarnya tidak mengirimkan MoU (Memorandum of Understanding) kepada pihak penyidik seperti yang mereka klaim.
Pernyataan penolakan ini diungkapkan oleh Mario Teguh saat berada di Polda Metro Jaya pada tanggal 11 Agustus 2023.
"Mereka tidak memberikan MoU kepada penyidik. MoU ini dihentikan sebelum sampai pada tahap itu," tegasnya dilansir dari Hops.
Namun, kendati MoU terhenti, lanjut Mario Teguh, semua pekerjaan yang direncanakan telah selesai sesuai kesepakatan awal.
Pihak Mario Teguh mengklaim bahwa mereka memiliki semua data terkait hal tersebut dengan rincian yang lengkap.
"Meskipun MoU dihentikan, pekerjaan yang sudah direncanakan sebelumnya sudah dilakukan. Dan kami memiliki data lengkap mengenai hal tersebut," kata Mario Teguh.
Sementara itu, Mario Teguh melaporkan bahwa ia telah menjawab 17 pertanyaan dari pihak penyidik pada hari yang sama.
Lebih lanjut, Mario Teguh juga mengungkapkan bahwa salah satu produk yang dijual oleh Sunyoto Indra Prayitno dan Sarah Choirul Bariyah diduga melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen.
Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Diburu Klub Turki, Media Malaysia Ikut Heboh
Menurut Mario Teguh, lembaga berwenang di Indonesia telah menemukan pelanggaran tersebut setelah melakukan penelitian.
"Lembaga negara telah menyatakan bahwa produk mereka melanggar UU Perlindungan Konsumen. Lembaga tersebut berwenang mengawasi penerapan UU Perlindungan Konsumen," jelasnya.
Sebelumnya, Sunyoto Indra Prayitno dan Sarah Choirul Bariyah melaporkan Mario Teguh dan Lina Teguh (istri Mario Teguh) dengan tuduhan kehilangan uang sebesar Rp 5 miliar akibat dugaan penipuan dan penggelapan oleh pasangan motivator tersebut.
Mereka menyebut bahwa penipuan ini dimulai setelah istri Mario Teguh menghubungi mereka untuk membahas peluang kerja sama bisnis.
Korban, yang juga merupakan pengusaha di bidang perawatan kulit dan salon kecantikan, mengakui bahwa mereka mengalami kerugian sebesar Rp 1 miliar sebelum terlibat dalam kasus perjanjian kerjasama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
Mudik Lebaran Lebih Nyaman, BRI Fasilitasi 175 Bus Gratis untuk Masyarakat
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI Ramadan
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Viral Lagi Foto Abu Janda Doa di Tembok Ratapan, Banjir Hujatan: Ngakunya Sangat Islam
-
Dukung Mudik Aman 2026, BRI Berangkatkan 175 Bus Gratis Bagi Pemudik
-
PWNU Imbau Umat Muslim di Bali Tarawih dan Takbiran di Rumah Saat Nyepi: Tidak Mengurangi Pahala
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BRI: Kuota 5.000 Pemudik dan 175 Bus
-
BRI Sediakan 175 Bus Mudik Gratis untuk Ribuan Pemudik Lebaran 2026
-
Siapa Cindy Rizky Aprilia? Selebgram dan Dokter Koas Diduga Selingkuhan Suami Maissy