/
Selasa, 15 Agustus 2023 | 16:53 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas [Kemenag]

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas buka suara perihal ditangkapnya terduga teroris berinisial DE (28) yang merupakakan karyawan BUMN.

Tersangka berinisial DE itu diduga terafiliasi dengan jaringan teror ISIS.

Yaqut menegaskan siapapun yang terlibat jaringan terorisme harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku 

"Siapapun, mau BUMN, mau bukan BUMN, kalau dia terlibat praktek terorisme harus ditindak sesuai hukum berlaku itu," ucap Yaqut.

Lebih lanjut, Ketua Umum GP Ansor mengatakan dirinya akan berkomunikasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk membahas pencegahan terorisme agar tak ada lagi pegawai pemerintahan khususnya kementerian BUMN yang terlibat jaringan terorisme.

"Nah kalau di BUMN ada, nanti saya bicara dengan Menteri BUMN agar kasus seperti ini tak terulang," ucap Yaqut.

Ketika ditanya soal langkah Kemenag dalam mencegah adanya tindak terorisme dan radikalisme, Yaqut mengatakan pihaknya memiliki program prioritas yakni moderasi beragama.

"Kita (Kemenag) ini punya program prioritas namanya moderasi beragama. Bagaimana orang berfikir moderat, tak terlalu ke kanan ke kiri. Di tengah-tengah saja. Moderat. Ini banyak variabelnya kita butuh sesi khusus bahas itu," katanya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menggerebek dan menangkap satu terduga teroris berinisial DE di Bekasi pada, Senin (14/8/2023).

Baca Juga: Boiyen Bangga Dimiripin dengan Syahnaz sampai Geer, Melaney Ricardo: Itu Kan Penipuan Publik

Pihak Densus 88 juga menggeledah rumah terduga teroris tersebut di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara.

Dalam penggeledahan itu, Densus 88 menemukan sejumlah senjata api laras pendek dan laras panjang serta sejumlah peluru. Petugas juga mengamankan sejumlah buku hingga ponsel milik DE.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan DE diduga terafiliasi ISIS.

"Barang bukti masih dihitung karena sedang penggeledahan. Ditangkap karena memiliki puluhan pucuk senjata pabrikan beserta amunisinya, diduga terafiliasi kepada ISIS," tuturnya.

Diinformasikan juga bahwa DE memiliki sebuah rumah di Baleendah, Kabupaten Bandung, sesuai dengan alamat KTP-nya dan rumah itu juga digeledah tim Densus 88.

Load More