Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas buka suara perihal ditangkapnya terduga teroris berinisial DE (28) yang merupakakan karyawan BUMN.
Tersangka berinisial DE itu diduga terafiliasi dengan jaringan teror ISIS.
Yaqut menegaskan siapapun yang terlibat jaringan terorisme harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku
"Siapapun, mau BUMN, mau bukan BUMN, kalau dia terlibat praktek terorisme harus ditindak sesuai hukum berlaku itu," ucap Yaqut.
Lebih lanjut, Ketua Umum GP Ansor mengatakan dirinya akan berkomunikasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk membahas pencegahan terorisme agar tak ada lagi pegawai pemerintahan khususnya kementerian BUMN yang terlibat jaringan terorisme.
"Nah kalau di BUMN ada, nanti saya bicara dengan Menteri BUMN agar kasus seperti ini tak terulang," ucap Yaqut.
Ketika ditanya soal langkah Kemenag dalam mencegah adanya tindak terorisme dan radikalisme, Yaqut mengatakan pihaknya memiliki program prioritas yakni moderasi beragama.
"Kita (Kemenag) ini punya program prioritas namanya moderasi beragama. Bagaimana orang berfikir moderat, tak terlalu ke kanan ke kiri. Di tengah-tengah saja. Moderat. Ini banyak variabelnya kita butuh sesi khusus bahas itu," katanya.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menggerebek dan menangkap satu terduga teroris berinisial DE di Bekasi pada, Senin (14/8/2023).
Baca Juga: Boiyen Bangga Dimiripin dengan Syahnaz sampai Geer, Melaney Ricardo: Itu Kan Penipuan Publik
Pihak Densus 88 juga menggeledah rumah terduga teroris tersebut di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara.
Dalam penggeledahan itu, Densus 88 menemukan sejumlah senjata api laras pendek dan laras panjang serta sejumlah peluru. Petugas juga mengamankan sejumlah buku hingga ponsel milik DE.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan DE diduga terafiliasi ISIS.
"Barang bukti masih dihitung karena sedang penggeledahan. Ditangkap karena memiliki puluhan pucuk senjata pabrikan beserta amunisinya, diduga terafiliasi kepada ISIS," tuturnya.
Diinformasikan juga bahwa DE memiliki sebuah rumah di Baleendah, Kabupaten Bandung, sesuai dengan alamat KTP-nya dan rumah itu juga digeledah tim Densus 88.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu
-
Tekuk Prancis 2-0, Spanyol Bangkit dan Jadi Tim Terkuat Piala Dunia