Beredar kabar tidak benar yang menyatakan bahwa Menkopolhukam Mahfud MD saat ini secara resmi memimpin Pondok Pesantren Al Zaytun demi menyelamatkan ribuan santri.
Narasi yang memuat unsur hoaks tersebut disebarkan oleh akun YouTube Info Viral pada Selasa (8/8/23) dan telah disaksikan 2,6 ribu kali oleh warganet.
Dalam unggahannya, akun YouTube INFO VIRAL menggunakan judul yang memuat narasi tidak benar sebagai berikut: "Disambut Hangat Ribuan Santri!! Mahfud Resmi Pimpin Ponpes Al Zaytun?"
Dalam unggahan itu juga terdapat thumbnail berupa gambar yang telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut: "SELAMATKAN RIBUAN SANTRI!! MAHFUD MD RESMI PIMPIN PONDOK PESANTREN AL ZAYTUN"
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan Mahfud MD pimpin Pondok Pesantren Al Zaytun menggantikan Panji Gumilang.
Selain itu, hingga saat ini pada Rabu (16/8/23), Mahfud MD tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya memimpin Ponpes Al Zaytun.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'SELAMATKAN RIBUAN SANTRI!! MAHFUD MD RESMI PIMPIN PONDOK PESANTREN AL ZAYTUN' merupakan narasi yang salah. Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Sudah Cerai, Desta Keciduk Masih Panggil Sayang Natasha Rizky
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Profil Mahfud MD, Pria asal Madura yang Emban Jabatan Penting di Indonesia
-
Hashim Djojohadikusumo Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Sebar Hoaks
-
Faisal Basri Sebut Pembentukan Tim Percepatan Reformasi Hukum Bukti Negara Akui Hukum Diinjak-injak
-
Jokowi Temui Anies untuk Tawarkan Gibran Jadi Cawapres, Benarkah?
-
Mahfud MD Dinilai Ideal untuk Dampingi Prabowo, Pengamat: Sangat Tepat dan Berpeluang Menang
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'