Bakal capres dari Nasdem, PKS dan Demokrat, Anies Baswedan akhirnya berkomentar soal polusi udara di Jabodetabek. Menurutnya kendaraan bermotor bukan penyebab utama, melainkan berasal dari aktivitas industri di wilayah tersebut.
"Begini kalau memang penyebabnya hanya karena jumlah motor dan mobil, itu jumlahnya sama rata-rata setiap hari, berarti seharusnya sepanjang tahun dong angkanya begini (kotor-red). Ini logika sederhana saja," kata Anies dari Kelakar Indonesia, dilansir dari wartaekonomi--jaringan suara.com.
Kata Anies industri menyebar di Jakarta seperti industri berat dan pembangkit energi, inilah menjadi penyebabnya.
"Emang anginnya dari sini? Dari luar dateng, Jakarta ini dikepung dengan industri dan industri pembangkit energi, listrik, semua ada cerobongnya. Kalau anginnya pas anginnya bergerak lewat Jakarta, ya nyala semua tuh: polusinya tinggi.
"Hanya kalau dari Jakarta harusnya konsisten, bulan ini-bulan depan sama, ini tahu-tahu buruk sekali. Artinya ada pergerakan angin dari luar masuk. Polusi kan enggak ada KTP-nya dan enggak bisa dibatasi," terangnya.
Anies memberi solusi agar seluruh kota-kota di Indonesia memasang alat pengukur kualitas udara agar bisa menjadi patokan untuk tidak melihat di satu tempat saja.
"Harusnya yang pasang alat pengukur di seluruh wilayah di Jawa dan seluruh Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu