/
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 10:06 WIB
Capres Anies Baswedan (Suara.com/Fakhri)

Berdasarkan survei, elektabilitas bakal capres Anies Baswedan terus merosot.

Melansir wartaekonomi, survei terbaru dari Litbang Kompas per Agustus 2023, bila head to head dengan Ganjar Pranowo, elektabilitas Anies Baswedan berada di bawah yakni 39,9 persen. Sementara capres PDIP itu mendapat angka 60,1 persen. 

Kalau head to head dengan Prabowo, elektabilitas Ganjar Pranowo berada di bawahnya. Ganjar Pranowo 47,1 persen dan Prabowo Subianto 52,9 persen. 

Sedangkan bila Anies head to head dengan Prabowo Subianto, elektabilitas Anies Baswedan sangat ketinggalan jauh yakni masing-masing 65,2 persen dan 34,8 persen.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief menyebut turunnya elektabilitas Anies Baswedan dipengaruhi oleh deklarasi.

Namun, bila deklarasi cawapres Anies Baswedan dilakukan maka trennya akan kembali positif.

Maka ia menegaskan, merosotnya elektabilitas Anies dipicu karena deklarasi yang dinilai lambat.

"Ya nanti kalau sudah deklarasi berpasangan mudah-mudahan naiklah. Masalahnya itu kok. Masalahnya karena belum ada deklarasi aja," kata Andi saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Bahkan, Andi juga menyebut elektabilitas Anies akan mampu bersaing dengan kandidat lainnya. Pasalnya, deklarasi itu memacu mesin partai bergerak.

Baca Juga: Fans Lesti Kejora dan Rizky Billar Kembali Bikin Dewi Perssik Emosi: Pengen Tenar Aja Lu!

"Kalau sudah deklarasi nanti bisa bersaing. Kan semua mesin bergerak nanti," tandasnya.

Load More