Persiapan Timnas U-17 Indonesia untuk menghadapi Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada November mendatang semakin serius dilakukan.
Dalam rangka memaksimalkan persiapan, Timnas U-17 akan menjalani pemusatan latihan di Jerman dengan melibatkan 28 pemain.
Namun, pelatih Bima Sakti menyatakan bahwa masih ada kesempatan bagi pemain diaspora untuk mendapatkan tempat dalam skuad, dengan menyisakan dua slot khusus untuk mereka.
Bima Sakti, pelatih Timnas U-17, mengungkapkan bahwa proses pemilihan pemain diaspora kali ini akan lebih berhati-hati.
Pengambilan keputusan tidak hanya berdasarkan video atau CV pemain, tetapi akan dibantu oleh pelatih asal Belanda, Frank Wormuth, yang memiliki pengalaman di sana.
Bima menjelaskan, "Frank akan melihat langsung nanti, misalnya ada satu, dua, atau tiga pemain yang cocok untuk ke Jerman, dua slot itu akan diisi oleh pemain diaspora yang memenuhi kualitas yang kami butuhkan."
Satu nama yang sudah ada dalam skema pemain diaspora adalah Welber Halim Jardim. Welber memiliki keterkaitan dengan Indonesia melalui ibunya, sehingga proses perolehan paspor Indonesia lebih mudah dilakukan.
Namun, Bima mengklarifikasi bahwa saat ini hanya Welber yang sudah masuk dalam rencana.
Dalam persiapan ini, Bima tidak hanya berfokus pada gaya bermain khas Indonesia yang dikenal sebagai "filanesia", tetapi juga memberikan penekanan pada aspek pertahanan.
Baca Juga: Debutan Siap Curi Perhatian Tiga Pemain Baru Siap Bersinar di Timnas Indonesia
Bima menjelaskan bahwa timnya telah dilatih selama dua pekan dalam hal pertahanan dan dua pekan dalam hal serangan.
Ia mengingatkan pentingnya soliditas dalam pertahanan, yang secara otomatis akan menciptakan keseimbangan dan keamanan dalam permainan.
Selain mempersiapkan para pemain untuk tampil di lapangan, Bima juga mencermati potensi dari pemain diaspora, menggambarkan bagaimana setiap aspek di dalam tim dirancang untuk mencapai performa terbaik di Piala Dunia U-17 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Rekam Jejak 'Si Raja Licin' Agat: Mafia Timah yang Berkali-kali Lolos, Kini Kembali Diringkus
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
ART Hanya Bercanda Akui Kenzy Taulany Suaminya: Mana Mungkin, Saya Juga Punya Suami
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir