Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru-baru ini mengumumkan proses naturalisasi pemain asal Belanda, Jay Idzes, yang saat ini bermain untuk klub Serie B Italia, Venezia. Pengumuman ini disambut dengan beragam reaksi, termasuk kritik yang cukup tajam yang mulai mengalir ke akun Instagram resmi Erick Thohir.
Erick Thohir mengenalkan Jay Idzes melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @erickthohir. Dalam unggahan tersebut, Erick Thohir menyampaikan bahwa Jay Idzes memiliki komitmen untuk membantu memajukan Timnas Indonesia.
“Saat ini Jay bermain di Liga Italia, Venezia. Jay punya komitmen yang sama untuk membangun Timnas menjadi lebih baik. Bersama-sama kita ingin membawa Garuda Mendunia,” tulis Erick Thohir dalam unggahan tersebut pada hari Rabu (6/9/2023).
Meskipun banyak yang antusias dengan proses naturalisasi Jay Idzes, ada pula sejumlah pengguna media sosial yang mengutarakan ketidaksetujuan mereka terhadap keputusan ini. Banyak yang merasa bahwa PSSI terlalu banyak melakukan naturalisasi pemain, terutama dalam posisi bek, sementara Timnas Indonesia membutuhkan peningkatan di lini serang.
Salah satu pengguna Instagram menulis, "JANGAN BEK TERUS PAK, INDONESIA KRISIS STRIKER," menyoroti kekurangan penyerang dalam tim. Kritik serupa datang dari netizen lain yang mengatakan, "Jangan bilang posisinya bek lagi."
Namun, ada juga yang mendukung keputusan ini dengan mengatakan, "Kereenn sih. Lini belakang kokoh. PR-nya tinggal lini depan."
Erick Thohir memberikan alasan di balik naturalisasi Jay Idzes dengan menunjukkan potensi besar yang dimilikinya. Ia menyatakan bahwa Jay Idzes masih berusia 23 tahun dan sedang menanjak dalam karir sepakbolanya di Eropa. Erick Thohir meyakini bahwa Jay Idzes akan menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia.
Di samping itu, Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa Jay Idzes dilirik oleh Timnas Belanda, tetapi akhirnya memilih untuk bermain untuk Timnas Indonesia karena peluang bermain secara reguler lebih terbuka. Hal ini menunjukkan tekad sang pemain untuk berkontribusi pada perkembangan sepak bola Indonesia.
Proses naturalisasi pemain memang selalu menjadi topik perdebatan yang menarik di dunia sepak bola. Dalam hal ini, reaksi yang beragam dari masyarakat menunjukkan pentingnya pengambilan keputusan yang matang dalam upaya membangun Timnas Indonesia yang lebih kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik