/
Rabu, 13 September 2023 | 15:47 WIB
Elkan Baggott. (Instagram)

Fenomena naturalisasi pemain sepak bola yang memiliki darah Indonesia atau keturunan Indonesia telah menjadi bagian integral dari perkembangan sepak bola Tanah Air. Mulai dari era 2000-an hingga saat ini, Timnas Indonesia telah menggandeng sejumlah pemain naturalisasi maupun keturunan Indonesia untuk memperkuat skuad mereka.

Yang menarik adalah bahwa penerapan naturalisasi ini tidak hanya terbatas pada timnas senior, tetapi juga telah merambah ke level kategori usia muda, khususnya Timnas Indonesia U-23. Para talent scout yang beroperasi di Eropa kini lebih aktif dalam mencari dan merekomendasikan pemain muda diaspora yang berpotensi untuk bergabung dengan Timnas U-23 Indonesia.

Saat ini, Timnas Indonesia U-23 memiliki tiga pemain diaspora yang mencuri perhatian. Ketiganya adalah Ivar Jenner, Elkan Baggott, dan Rafael Struick.

Namun, meskipun mereka memiliki label diaspora, pemegang status pemain dengan harga pasaran tertinggi tetap dipegang oleh pemain non-naturalisasi, yakni Rizky Ridho, Rp6,52 miliar. Harga pasaran para pemain diaspora Timnas Indonesia U-23 adalah sebagai berikut:

1. Ivar Jenner - Rp5,21 miliar

2. Elkan Baggott - Rp4,35 miliar

3. Rafael Struick - Rp1,30 miliar

Ketiga pemain diaspora ini telah menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia U-23. Mereka telah membuktikan kualitas dan potensi mereka dalam membantu tim mencapai prestasi besar dengan lolos ke Piala Asia U-23. Meskipun pemain naturalisasi, kontribusi mereka dalam tim telah diakui oleh pencinta sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Banjir di Libya seperti Tsunami, Ribuan Orang Tewas Tersapu ke Laut

Load More