/
Rabu, 13 September 2023 | 22:20 WIB
Pelatih Turkmenistan, Agamyradov Ahmet (Suara.com/Gagah Seno)

Sebuah akun YouTube bernama LIGANYA DAGELAN membuat unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa Pelatih Turkmenistan U-23 Ahmet Agamyradow mengamuk hingga mengejar Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, ke ruang ganti.

Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun tersebut pada Selasa (12/9/23).

Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "SAMPAI KEJAR SHIN TAE YONG KE RUANG GANTI!! Pelatih Turkmenistan Ngamuk Tak Terima Timnas Begini"

Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar yang telah direkayasa dengan narasi tidak benar sebagai berikut:

"SAMPAI KEJAR SHIN TAE YONG KE RUANG GANTI
PELATIH TURKMENISTAN NGAMUK DI LOKER TIMNAS"

CEK FAKTA:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Pelatih Turkmenistan U-23 Ahmet Agamyradow mengamuk hingga mengejar Shin Tae-yong ke ruang ganti.

Faktanya, hingga saat ini pada Rabu (13/9/23), Pelatih Turkmenistan U-23 Ahmet Agamyradow tidak mengamuk usai kalah dari Timnas Indonesia U-23 apalagi mengejar Shin Tae-yong ke ruang ganti.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'SAMPAI KEJAR SHIN TAE YONG KE RUANG GANTI!! Pelatih Turkmenistan Ngamuk Tak Terima Timnas Begini' merupakan narasi yang salah.

Baca Juga: Andika Perkasa dan Gatot Eddy Jadi Wakil Ketua Tim Pemenangan Ganjar, Apa Arahan Megawati?

Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More