Sebuah akun YouTube bernama Timnas Harapan TV membuat unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa PSSI telah memperpanjang kontrak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun tersebut pada 15 September 2023.
Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "Kabar Gembira, PSSI Perpanjang Kontrak Sty, Akmal MARHALI & Bung Towel Makin Benci Sty."
Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar yang telah direkayasa dengan narasi tidak benar sebagai berikut:
"DAPAT PERSETUJUAN DARI JOKOWI
PSSI PERPANJANG KONTRAK STY SAMPAI TAHUN 202...?
AKMAL MARHALI & BUNG TOWEL MAKIN BENCI STY SAMPAI NGOMONG GINI"
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa kontrak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah diperbarui.
Selain itu, hingga saat ini Jumat (15/9/23), Ketua Umum PSSI Erick Thohir, belum mengumumkan adanya kontrak baru atau pun perpanjangan kontrak untuk Shin Tae-yong.
Mengutip suara.com, Erick Thohir menyebut PSSI memiliki komitmen bersama Shin Tae-yong hingga Juni 2024.
"Soal coach Shin, kita punya komitmen sampai Juni (2024)," ungkap Erick kepada awak media, Jumat (8/9/2023).
Namun, lanjut Erick, pihaknya akan memutuskan kepastian masa depan Shin setelah sang pelatih menukangi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Ia akan mempertimbangkan bagaimana pencapaian di ajang empat tahunan tersebut.
"Jadi, penilaian saya untuk coach Shin itu nanti di Qatar (Piala Asia 2023). Yang senior (Timnas Indonesia)," kata Erick.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'Kabar Gembira, PSSI Perpanjang Kontrak Sty, Akmal MARHALI & Bung Towel Makin Benci Sty' merupakan narasi yang salah.
Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
3 Stadion yang Jadi Saksi Bisu Lolosnya Indonesia di Piala Asia, dari Kelompok Umur hingga Senior
-
Menebak Hadiah Spesial Shin Tae-yong Buat Nagita Slavina, Tebak Apa Coba?
-
Hokky Caraka Anggap Shin Tae-yong Pahlawan, Berharap Sang Pelatih Bisa Lama di Timnas Indonesia
-
Nangis-Nangis, Wanita Emas Sebut Erick Thohir yang Jebloskan Dirinya ke Penjara Lewat Anak
-
7 Jebolan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 Masuk Skuad Asian Games 2022 Asuhan Indra Sjafri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026