Generasi sandwich atau sandwich generation belakangan ramai menjadi pembahasan. Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, turut berbicara perihal tersebut.
Saat hadir di Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan, Selasa (19/9/2023), Anies ditanya soal solusi jika terjebak menjadi sandwich generation.
Tidak secara lugas bicara solusi, Anies menekankan untuk mengubah cara pandang. Di mana menjadi sandwich generation jangan dianggap beban, melainkan sumber mencari pahala.
"Ketika anda mendapatkan tanggung jawab ikut membiayai orangtua, maka jangan pernah pandang ini sebagai beban, tapi pandang ini sebagai sumur pahala untuk Anda membiayai orang tua," jawabnya, dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (20/9/2023).
Perihal berat atau tidaknya beban menjadi sandwich generation, Anies menyebut hal itu hanya soal perasaan.
"Kita ambil tanggung jawab soal ini, apakah berat? Berat ringan itu soal perasaan. Bila dijalani dengan sepenuh hati, maka itu akan bisa terasa ringan. Itu nomor satu, tentang mindset," bebernya.
Sandwich generation merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kelompok orang yang merasa terjepit di antara dua generasi yang berbeda.
Generasi ini sering kali memiliki tanggung jawab finansial terhadap kedua generasi tersebut secara bersamaan. Padahal di sisi lain, ia juga harus menghidupi dirinya sendiri.
Baca Juga: Kantongi 12 Kontrak Baru, Emiten Gas Ini Tatap Optimis di Tahun Politik
Karenanya, posisi mereka diibaratkan seperti isian roti lapis yang harus menanggung beban kedua lapis 'roti' atau generasi yang ada di atas (orang tua) dan di bawah (anak).
Generasi sandwich kerap menghadapi tekanan yang besar dalam hal waktu dan sumber daya. Karena mereka harus mencari keseimbangan antara perawatan orang tua dan anak-anak mereka sambil menjalani kehidupan mereka sendiri. Hal ini dapat menjadi tantangan emosional dan finansial yang signifikan.
Oleh karea itu, generasi sandwich sering kali memerlukan dukungan, baik dari keluarga yang lebih luas maupun dari sumber daya luar, untuk mengelola tuntutan ganda ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Bus ALS Terbakar Hebat usai Tabrak Truk Tangki di Jalinsum Muratara, Diduga 6 Tewas
-
5 Tas Gym Pria Paling Praktis untuk Bawa Perlengkapan Olahraga
-
5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit
-
DPRD Minta Pemkot Bogor Gencarkan Sosialisasi PSEL Kayumanis Usai Ditolak Emak-emak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat