- Nilai tukar rupiah menguat 0,21 persen menjadi Rp17.387 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.
- Penguatan rupiah didorong oleh sentimen positif harapan perdamaian Amerika Serikat dengan Iran di Timur Tengah saat ini.
- Pertumbuhan ekonomi domestik yang tinggi turut mendukung penguatan mata uang rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia.
Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten menguat pada Rabu (6/5/2026). Rupiah ditutup di level Rp17.387 per dolar AS, naik 0,21 persen dibandingkan dengan di penutupan perdagangan pada Selasa kemarin.
Sebelumnya rupiah juga dibuka menguat di awal perdagangan hari ini sebesar 34 poin atau 0,20 persen menjadi Rp17.390 dolar AS.
Penguatan rupiah ini dinilai Analis Doo Financial Futures Lukman Leong disebabkan adanya harapan perdamaian Amerika Serikat dengan Iran yang sudah berkonflik sejak 28 Februari lalu di Timur Tengah.
"Rupiah menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global merespon pernyataan Trump di akun sosmednya bahwa telah ada kemajuan besar menuju kesepakatan lengkap dan final dengan Iran. Lalu, indeks dolar AS, imbal hasil obligasi dan harga minyak mentah dunia turun bersamaan," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia mengatakan investor akan wait and see memantau perkembangan di Timur Tengah. Sehingga, penguatan rupiah masih berpotensi kembali menguat namun terbatas apabila kodisi tidak berbalik 180 derajat seperti yg tidak jarang terjadi.
"Tentunya investor masih mengantisipasi data cadangan devisa Indonesia dan data tenaga kerja AS di hari Jumat," jelasnya.
Adapun sentimen dari domestik berasal dari euforia pasar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tertinggi sejak empat tahun terakhir, dan harapan peningkatan suku bunga oleh Bank Indonesia pada kuartal ini.
Penguatan rupiah ini sejalan dengan beberapa mata uang Asia lainnya. Yen Jepang mencatat penguatan terbesar yakni 1,06 persen, disusul won Korea yang menguat 1,05 persen, baht Thailand menguat 0,67 persen, dolar Taiwan menguat 0,44 persen, peso Filipina menguat 0,40 persen, dolar Singapura menguat 0,36 persen, ringgit Malaysia menguat 0,34 persen dan rupee India menguat 0,29 persen.
Yuan China juga menguat 0,19 persen terhadap dolar AS. Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS sore ini dengan pelemahan 0,003 persen.
Baca Juga: Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
Berita Terkait
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Rupiah Tembus Rp17.391, Sinyal Bahaya atau Puncak Krisis bagi UMKM?
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I