Jagat TikTok ramai gegara viral video live seorang lelaki yang sedang memberi makan bubur instan kepada bayi berusia 2 bulan di jam 1 malam.
Diduga, lelaki tersebut berada di sebuah panti asuhan, karena di sekitar bayi tersebut tampak ada beberapa anak lainnya sedang tidur di lantai yang dialasi matras tipis.
Seorang warganet memergoki video live tersebut dan menyebarkannya ke media sosial hingga akhirnya menjadi viral.
"Kaget banget tengah malem iseng lihat live TikTok," tulis warganet tersebut ketika mengunggah ulang rekaman video live tersebut, seperti dilihat di akun Instagram @lambe_turah.
"Abang ini ngasih anak bayi 2 bulan bubur instan lumayan banyak. Banyak netizen yang minta abangnya stop kasih makan tu bubur, tapi ga digubris," tulis warganet itu.
"Netizen udah protes dan heboh, tapi abangnya malah fokus ke minta tap dan gift," tulisnya lagi.
Warganet tersebut sempat spill nama akun TikTok lelaki tersebut, yaitu @zamanueli. Namun, ketika dicek lagi, akun tersebut sudah diprivat.
Dalam video lainnya yang juga direkam oleh warganet, diketahui bahwa selain memberi bubur instan kepada bayi berusia 2 bulan, lelaki tersebut juga memberinya air putih.
Lelaki tersebut juga sempat menunjukkan bubur instan tersebut ke depan kamera, dan terlihat kalau bubur tersebut dibikin sangat kental dan bertekstur kasar, seolah diperuntukkan bagi anak di atas usia 8 bulan.
Sontak saja video yang diduga menjual kesedihan demi mendapat gift tersebut mendapat hujatan warganet.
"Kebiasaan orang kalau sudah ketagihan ngonten sampai lupa sama pekerjaan aslinya," komentar warganet.
Baca Juga: Catatan Unik di Balik Kekalahan Timnas Indonesia dari Taiwan: Pertama Sejak 1991
"Emang agak aneh sekarang live TikTok. Banyak manusia ga jelas," kata warganet.
"TikTok makin ke sini makin jadi kumpulan pengemis online. Makin sini yang live-nya makin ngadi-ngadi," kata warganet sewot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton