Ramai beredar pemberitaan soal soundtrack Piala Dunia U-17. Kabar yang beredar menyebut bahwa PSSI telah menetapkan lagu berjudul Viva La Vida Indonesia milik Aldi Taher sebagai soundtrack resmi Piala Dunia U-17.
Padahal, jauh sebelumnya, ada Alffy Rev, komposer sekaligus penyanyi yang ternyata sudah lebih dulu menawarkan lagu ciptaannya untuk menyongsong Piala Dunia U-17.
Alffy Rev menawarkan lagu berlirik bahasa Inggris yang berjudul “Here We Stand” untuk menjadi soundtrack Piala Dunia U-17 2023.
Hingga kini, belum ada kabar resmi dari PSSI perihal lagu apa dan siapa pencipta lagu yang bakal menjadi soundtrack piala dunia U-17 2023 mendatang.
Dalam unggahan di akun Instagram @frix.id, beredar dua cuplikan video lagu yang tengah bersaing untuk menjadi soundtrack Piala U-17.
Dalam video pertama, menunjukkan klip saat Aldi Taher menyanyikan lagu Viva La Vida Indonesia. Meski berbahasa Inggris, lagu tersebut memiliki lirik sederhana dan mudah diikuti.
"Viva La Vida Indonesia
House of the World Cup age, age the 17, age the 17
We welcome you all with smile
Welcome to you all my friend in Indonesia in Indonesia
Viva La Vida Indonesia..."
Demikian potongan lirik lagu Viva La Vida Indonesia yang diciptakan oleh mantan suami Dewi Perssik tersebut.
Sedangkan lagu Here We Stand yang diciptakan oleh Alffy Rev, yang dipresentasikannya dalam sebuah video singkat berdurasi tiga menit di kanal Youtube-nya, terdengar lebih khidmat dan indah berkat adanya unsur musik tradisional yang dimasukkan ke dalamnya.
"Here we stand
to light the world
with our dreams
with our heart
Here we stand
to face the world
with our dreams
with our heart."
Baca Juga: Independen, Satgas Anti Mafia Bola Tolak Didanai PSSI
Demikian potongan lirik lagi Here We Stand milik Alffy Rev.
Dalam kolom komentar, warganet pun ramai membandingkan kedua lagu tersebut.
"Emang lagunya Aldi Taher lebih easy listening sih, semua kalangan bisa nyanyiin," komentar salah satu warganet.
"Viva La Vida kok kayak jiplak Coldplay banget ya? Sedang yang original dan authentic lebih ngebeat. Ah sudahlah," kata warganet yang lain membandingkan.
"Alffy Rev menurut gua lebih cocok. Tapi Aldi Taher tidak bisa dibilang jelek juga karyanya. Meskipun akhir-akhir ini dia bikin kontroversi, tapi dia bisa dianggap multitalent anjir," kata warganet.
"Udah mas @alffy_rev pindah negara aja, negara ini @pssi nggak butuh kreativitas anak muda seperti mas Alffy," timpal warganet lain menyindir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Iran Janji Buka Selat Hormuz Jika AS Cabut Sanksi dan Bayar Ganti Rugi Perang
-
Skin Aqua Tutup Hijau Jenis Sunscreen Apa? Kenali Manfaat dan Tipe Kulit yang Cocok
-
After the Fall: Kisah Humpty Dumpty yang Belajar Bangkit Kembali
-
Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan
-
Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah
-
Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki
-
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan
-
Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan