Menjelang kepindahan ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, sejumlah pembangunan terus dipacu. Salah satunya pembangunan istana negara dan kantor presiden.
Untuk mempercantik kawasan istana negara, sejumlah pohon besar akan ditanam di area tersebut, di antaranya pohon pulai atau pule, yang berasal dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Yang menarik, pohon pule yang termasuk dalam kategori tanaman purba ini memiliki harga yang cukup fantastis, yaitu mulai dari Rp450 jutaan. Dan total pembelian sejumlah pohon pule ini ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Lalu, seperti apa penampakan pohon seharga mobil Fortuner ini? Akun TikTok @sudarberox baru-baru ini mengunggah penampakan pohon yang juga dijuluki sebagai pohon iblis ini.
"Teman-teman semua, pohon inilah yang nanti akan ditanam di depan Istana Negara. Pohon ini dari Sumbawa, kalau tidak salah pohon ini bernama pohon pule," kata si perekam dalam video yang kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @bisnismillenial.
Dalam video, terlihat jelas penampakan pohon pule yang tinggi kekar. Bagian batang pohonnya besar dan berurat seperti penampakan pohon purba. Sedangkan di bagian atas pohon, terlihat ada banyak cabang dan ranting yang menjulang ke atas.
"Nilainya fantastis banget, Rp 450 juta, senilai harga satu mobil Fortuner. Jadi ada beberapa pohon yang (total) nilainya hampir Rp 1,2 miliar yang bakal ditanam di Istana Negara," kata si perekam lagi.
Video tersebut sontak saja menuai perhatian warganet. Tak sedikit yang mengecam soal pemilihan pohon berharga fantastis tersebut.
"Kenapa ga pohon beringin aja ya, pohon Pancasila," tanya warganet.
"Astaghfirullah 1,2 M, buat kasih makan rakyatnya yang miskin udah bisa beribu-ribu orang," timpal warganet yang lain.
"Di Kalimantan banyak pohon. Kasihan itu pohon purba dibawa kesana kemari," kata warganet lainnya.
Baca Juga: Bersinar di Asian Games 2023, Ini Profil Hugo Samir yang Ternyata Hafiz Al-Qur'an
"Aneh, pohon aja beli mahal-mahal. Apa di Kalimantan gak ada pohon gede?" kata warganet bingung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman