Unjuk rasa pro-Palestina. (Pexels/TIMO)
Konflik sengit antara kelompok militan Hamas dan Israel yang meletus akhir pekan lalu telah menyebabkan berbagai pihak menjadi korban. Lebih dari 900 orang telah tewas akibat konflik ini, dengan sebagian besar korban berasal dari warga Israel.
Berdasarkan informasi yang telah diperoleh, terdapat sejumlah besar WNA yang telah tewas, terluka, atau bahkan ditawan selama serangan tak terduga tersebut.
Berikut adalah informasi yang sudah diketahui tentang WNA yang jadi korban atas konflik Palestina dengan Israel, dilansir dari Aljazeera:
- Thailand: 12 orang tewas, 11 orang ditawan
- AS: 11 orang tewas, beberapa lainnya masih hilang
- Nepal: 10 orang tewas
- Argentina: 7 orang tewas, 15 orang masih hilang
- Ukraina: 2 orang tewas
- Prancis: 2 orang tewas, 14 orang masih hilang
- Rusia: 1 orang tewas, 4 orang masih hilang
- Inggris: 1 orang tewas, 1 orang masih hilang
- Kanada: 1 orang tewas, 3 orang masih hilang
- Kamboja: 1 orang tewas
- Jerman: beberapa orang ditawan
- Brasil: 3 orang masih hilang
- Chile: 2 orang masih hilang
- Italia: 2 orang masih hilang
- Paraguay: 2 orang masih hilang
- Peru: 2 orang masih hilang
- Tanzania: 2 orang masih hilang
- Meksiko: 2 orang ditawan
- Kolombia: 2 orang ditawan
- Filipina: 1 orang ditawan, 6 orang masih hilang
- Panama: 1 orang masih hilang
- Irlandia: 1 orang masih hilang
Konflik ini telah mengakibatkan banyak korban dari berbagai negara, menunjukkan dampak luas dan kompleks dari situasi ini yang memengaruhi banyak orang di seluruh dunia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia
-
Pengguna Qlola Tumbuh 42,6 Persen, BRI Hadirkan Tampilan Baru untuk Nasabah Bisnis
-
Bias dalam Rekrutmen: Mengapa Status Pernikahan Membatasi Peluang Kerja?
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Bergengsi di Asia's Best Companies dan Finance Asia 2026
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
Sony FX5 Ubah Kamera Sinema Jadi Lebih Ringkas, Bawa Open Gate dan RAW Internal
-
Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM
-
Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
-
Qlola New Skin Bawa Pengalaman Digital Baru, BRI Perkuat Konektivitas Layanan Bisnis