Ronald Tannur telah resmi menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan pacarnya, Dini Sera Afrianti, yang berujung pada tewasnya perempuan 29 tahun tersebut.
Saat ini, proses hukum sedang berjalan setelah pihak keluarga dan kuasa hukumnya melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Surabaya.
Namun, di tengah proses hukum yang sedang berjalan tersebut, pihak keluarga Dini mengaku didatangi seseorang bernama Fauzi dari PKS yang menawarkan uang damai.
Hal ini dikatakan oleh kuasa hukum keluarga Dini, Dimas Yemahura, dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah, Rabu (11/10/2023).
Dalam video tersebut, Dimas bersama keluarga besar Dini membeberkan dugaan adanya upaya dari pihak keluarga Ronald Tannur untuk mengintervensi proses hukum dengan menawarkan uang damai.
"Saya dari tim kuasa hukum keluarga dari almarhumah Dini, dengan video ini kami sekeluarga mengklarifikasi banyak hal yang beredar di media massa, termasuk iktikad tidak baik atau dugaan-dugaan intervensi dari pihak tertentu, yang mencoba untuk mempengaruhi keluarga melakukan perdamaian," kata Dimas.
Lebih lanjut, dengan tegas Dimas menyebut bahwa pihak keluarga menolak segala bentuk pemberian dari keluarga Ronald Tannur.
"Dalam video ini saya sampaikan bahwa keluarga menolak segala bentuk pemberian, apapun, apakah itu santunan, apakah itu uang tali asih, yang sifatnya adalah untuk menginfeksi jalannya proses hukum. Jika ingin memberikan santunan, berikanlah tanpa adanya embel-embel perdamaian, pencabutan perkara, dan lain sebagainya," tegas Dimas.
Dalam video tersebut, Elsa Rahayu Agustin, adik Dini Sera Afrianti, mengatakan bahwa seseorang yang mengaku bernama Fauzi tersebut mendatangi rumah mereka pada Selasa (10/10/2023).
"Katanya dari partai PKS ini, satu komisi sama ayahnya Ronald ini, nyuruh ke dia datengin rumah kita biar dikasih santunan tanpa sepengetahuan kuasa hukum kami," kata Elsa.
Terakhir, Dimas juga menyebut bahwa pihaknya tak akan segan melakukan langkah-langkah lebih lanjut bila terbukti pihak keluarga Ronald Tannur melakukan intervensi hukum.
Baca Juga: Dua Kali Cerai, Wulan Guritno Pastikan Rumah Tangganya Kandas Bukan karena Perselingkuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Puluhan Korban Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL Dirawat Intensif di RSUD Bekasi
-
Terpopuler: Seri HP Samsung Paling Murah, Rekomendasi Tripod Bagus tapi Kokoh
-
Terpopuler: 5 Mobil yang Bisa Pakai Pertalite, Motor Irit Bensin Alternatif Motor Listrik
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung
-
Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara