Serangan udara Israel telah menewaskan dan melukai "sejumlah besar" orang terlantar yang berlindung di sebuah kompleks gereja di Gaza, menurut kementerian dalam negeri daerah kantong Palestina yang terkepung itu.
Serangan itu menyebabkan "sejumlah besar martir dan terluka" di kompleks Gereja Santo Ortodoks Yunani Porphyrius di Kota Gaza, kata kementerian itu pada Kamis malam.
Dilansir dari Aljazeera, saksi mata mengatakan bahwa serangan udara tampaknya ditujukan pada sasaran yang dekat dengan tempat ibadah abad ke-12 di mana banyak warga Gaza Kristen dan Muslim berlindung ketika perang berkecamuk di daerah kantong itu.
Militer Israel berdalih dengan mengatakan bahwa jet tempurnya telah menghantam pusat komando dan kontrol yang terlibat dalam peluncuran roket dan mortir ke Israel.
"Sebagai akibat dari serangan Israel, dinding dari sebuah gereja di daerah tersebut telah rusak," katanya.
Ia menambahkan "Kami mengetahui laporan tentang korban. Insiden itu sedang ditinjau."
Saksi mata mengatakan serangan itu merusak fasad gereja dan menyebabkan bangunan yang berdekatan runtuh, menambahkan bahwa banyak orang yang terluka dievakuasi ke rumah sakit.
Saint Porphyrius, dibangun pada sekitar tahun 1150, adalah gereja tertua yang masih digunakan di Gaza. Terletak di lingkungan bersejarah Kota Gaza, gereja ini menawarkan perlindungan bagi orang-orang dari berbagai agama dari generasi ke generasi.
Patriarkat Ortodoks Yunani Yerusalem menyatakan "kecaman terkuat" atas pemogokan tersebut.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Foto Bareng Kaesang dan Singgung Privilege, Netizen: Dulu Namanya Nepotisme
"Menargetkan gereja-gereja dan lembaga-lembaga mereka, bersama dengan tempat penampungan yang mereka sediakan untuk melindungi warga negara yang tidak bersalah, terutama anak-anak dan perempuan yang kehilangan rumah mereka karena serangan udara Israel di daerah pemukiman selama 13 hari terakhir, merupakan kejahatan perang yang tidak dapat diabaikan," kata patriarkat dalam sebuah pernyataan.
Menjelaskan kerusakan yang terjadi pada gereja, militer Israel mengklaim: "Hamas sengaja menanamkan asetnya di wilayah sipil dan menggunakan penduduk Jalur Gaza sebagai perisai manusia."
Gaza telah dilanda rentetan tembakan Israel tanpa henti menyusul serangan oleh pejuang Hamas pada 7 Oktober, yang menurut Israel menewaskan sedikitnya 1.400 orang, kebanyakan dari mereka warga sipil.
Kampanye Israel sejak itu telah menewaskan sedikitnya 3.785 warga Palestina di Jalur Gaza, kebanyakan dari mereka warga sipil, menurut kementerian kesehatan Hamas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL