Organisasi Palestina Hamas telah mengklarifikasi bahwa mereka tidak menghalangi warga negara asing untuk meninggalkan Gaza.
Namun, penyusunan daftar untuk perjalanan ke Mesir dikelola oleh Israel dan Amerika Serikat, kata kepala hubungan internasional Hamas di Jalur Gaza dan mantan menteri kesehatan, Basem Naim.
Dilansir dari Sputnik, sebuah sumber diplomatik pada hari Selasa bahwa warga negara Rusia dan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) masih belum diizinkan untuk dievakuasi dari Gaza oleh Israel, meskipun semua persiapan telah dilakukan.
Daftar warga asing yang akan dievakuasi dari jalur tersebut pada hari Rabu juga tidak menyertakan warga Rusia.
"Daftar untuk meninggalkan Jalur Gaza disiapkan untuk mereka yang berkewarganegaraan lain, yaitu warga Israel dan Amerika. Daftar ini kemudian dikirim ke Mesir, yang kemudian mengirimkannya ke Kementerian Dalam Negeri untuk dipublikasikan di situs web resmi," jelas Naim.
Menurut kepala hubungan internasional Hamas, warga negara Rusia tidak termasuk dalam daftar evakuasi untuk meninggalkan Jalur Gaza karena adanya hambatan dari Tel Aviv dan Washington.
"Kami tidak memiliki peran dalam proses ini, dan kami tidak memiliki wewenang untuk menentukan siapa yang diizinkan meninggalkan Gaza menuju Mesir. Namun demikian, kami tidak menghalangi mereka yang ingin meninggalkan Gaza untuk melakukannya," tambah Naim.
Berita Terkait
-
Minim Air Bersih, Anak-Anak Palestina Mulai Terjangkit Penyakit Pencernaan, Israel Digugat Atas Kejatahan Perang
-
Deddy Corbuzier Bahas Konflik Israel-Palestina di Podcast, Pemilihan Narasumber Tuai Kecaman
-
Motor Langka Omesh yang Hasilnya untuk Palestina Laku Rp300 Juta, Pembeli Seorang Dokter di Bali
-
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kekurangan Listrik, Jumlah Anak-Anak yang Terbunuh Meroket Signifikan
-
PBB Ungkap Kelangkaan Tepung di Gaza Utara, Pangan Terancam, Ambulans Turut Disasar Israel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung