Hubungan antara Presiden Joko Widodo dan Partai NasDem khusunya Surya Paloh disebut tak lagi mesra seperti sedia kala.
Panas dingin hubungan keduanya disebut-sebut bermula usai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) 2024 mendatang.
Kendati demikian, NasDem tetap menganggap dan kekeh bahwa hubungannya dengan istana masih baik-baik saja.
Menanggapi hal tersebut, politikus PDI Perjuangan Deddy Sitorus mengakui bahwa hubungan antara Presiden Jokowi dan NasDem memang sudah berubah.
Hal ini terkait dengan berbagai manuver NasDem tentang capres padahal masih berada dalam koalisi.
"NasDem sudah mendeklarasikan dengan tegline perubahan pembaharuan padahal sebagai koalisi kita punya Nawacita yang belum selesai yang masih banyak perlu dituntaskan," ujar Deddy Sitorus di Indonesia Lawyers Club.
"Maka akan menjadi dilema ketika kemudian calon Presiden NasDem pagi hari sudah menyatakan sangat berbeada diametral dengan Jokowi," imbuhnya.
Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa Jokowi dan Surya Paloh memang sudah berbeda arah jalan. Hubungan keduanya disebut memang sudah tidak baik-baik saja.
"Jadi kita harus jujur mengatakan memang tidak seindah dulu hubungannya, karena mereka sudah berada dalam persimpangan jalan, satu ke utara satu ke selatan," ungkap Deddy.
Baca Juga: Hector Bellerin Ditawarkan ke AS Roma, Barcelona Incar Pemain Ini
"Jadi kalau dibilang masih baik-baik saja, lah ini orang udah mau cerai kok mau tetap sekamar? Ini lah yang ada di benak publik saat ini, pada hari ini hubungan Pak Surya Paloh dan Pak Jokowi sedang tidak baik-baik saja," imbuhnya.
Panasnya Hubungan Jokowi-Surya paloh Bikin Ngeri Politikus Senior
Soal panasnya hubungan dua tokoh besar politik tersebut, politikus senior Panda Nababan menyebut bakal runyam jika Surya Paloh dan Jokowi semakin memanas.
Panda yang mengaku dekat dengan Jokowi juga dengan Surya Paloh menyebut bahwa baik presiden maupun Ketua Umum NasDem itu sama-sama lihai dalam membalas dendam.
"Kalau saya lihat permainan ini cukup ini lah, dan kemudian juga saya pikir juga apa semoga tidak terjadi makin tajam makin runyam konflik ini," ungkap Panda Nababan di Indonesia Lawyers Club.
"Terus terang saya sebagai sahabat kedua tokoh ini saya terus terang khawatir karena kedua orang ini ada bakat dalam melakukan pembalasan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan