/
Sabtu, 19 November 2022 | 12:06 WIB
akun Twitter @Akun_ke3, akun anonim yang biasa menyudutkan pemerintah [twitter]

Belum lama kasus seorang komikus yang hina Ibu Negara, kali ini ditemukan lagi akun lainnya yang juga menghina Iriana Jokowi.

Akun tersebut adalah  akun Twitter @Akun_ke3, akun anonim yang biasa menyudutkan pemerintah. Kemudian akun itu diretweet oleh @bapakbagus4 dan langsung memention Kapolri @ListyoSigitP.

Yth bpk @ListyoSigitP, @CCICPolri, jika spt ini di biarkan saja, bagaimana moral bangsa ini kedepan.?
mohon perhatianya pak.

Dipostingan tersebut terlihat satu foto Ibu Iriana sedang mengenakan kebaya dengan caption yang tidak terpuji.

"Kek tukang jamu, menurut saya," cuit akun tersebut.

Akibat postingan ini, netizen pun dibikin geram olehnya pernyataan @Akun_ke3.

"Ini istri president kita lambang negara sebagai ibu negara bangsa indonesia lo kalian bicara di medsos  seperti nggak ada adab. Jangan tiru budaya barat yg sdh salah kaprah. Ntar kalo sdh keciduk ke tangkep nangis minta maaf khilaf. Piye to...?? "tulis @Syachrir***

"Mau kayak spapun yg jelas ibu Iriana tetap ibu negara drpd kamu dan istrimu bukanlah siapa2 dan dgn bangganya mulutmu mengucapkan kebencian hatimu, kasian sekali otak dan hatimu penuh sampah," 
tulis @setitikemb***

Melansir wartaekonomi, belum lama ini, Iriana sempat mendapatkan perlakuan yang membuat dua putranya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep bereaksi.

Baca Juga: Waduh, 2 Job Dewi Perssik Melayang Gegara Laporkan Haters yang Menghinanya

Pasalnya, seorang komikus asal Bantul Yogyakarta Kharisma Jati bilang kalau Iriana Jokowi mukanya mirip pembantu.

Sebelumnya, cuitan sosok Kharisma Jati di Twitter ramai diperbincangkan karena membuat geram dan dianggap menghina Iriana Jokowi, Kharisma menulis permintaan maafnya melalui akun Facebook.

Pada Kamis 17 November 2022, akun Twitter milik Kharisma @KoprofilJati mengunggah potret Iriana, istri Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tengah bersama istri presiden Korea Selatan, Kim Keon Hee. Dalam unggahannya itu, dia menulis caption yang dianggap tidak etis.

Load More