/
Sabtu, 19 November 2022 | 14:06 WIB
Prabowo Subianto ((Suara.com/Alfian Winanto))

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memang sudah tiga kali kalah di Pemilihan Presiden (Pilpres). 

Namun tak patah arah, dia kembali menjadi bakal calon presiden untuk partainya sendiri di 2024 mendatang. 

Kendati sudah tiga kali kalah, Prabowo ternyata malah disebut-sebut sebagai orang yang handal menjadi King Maker di kancah politik Indonesia.

King Maker dalam Pilpres sendiri adalah seseorang yang menjadikan orang lain presiden/pemimpin. 

"Yang saya mau katakan, sejarah sudah membuktikan sebagai King Maker Pak Prabowo sudah sukses," kata pakar komunikasi politik Effendi Ghazali dalam perbincangannya di televisi nasional. 

Lebih lanjut, Effendi menduga jangan-jangan dukungan Jokowi dan permintaan maaf di pidato HUT Perindo juga bermaksud untuk berterima kasih pula pada Prabowo. 

"Kalau mau jujur Bapak Joko Widodo waktu minta maaf jangan-jangan bukan hanya mengatakan mengalahkan dua kali selanjutnya jatah anda dalam tanda petik, tapi juga berterima kasih juga Anda [Pranowo] kan yang dukung saya [Jokowi] ke Jakarta dan sampai ke nasional," ungkap Effendi. 

Diketahui bahwa kala itu, pihak Prabowo menjadi partai pendukung Jokowi-Ahok saat melaju di Pilgub DKI Jakarta.  

"Malah itu ada yang mulai bilang begini, kalau Anda mau tahu siapa yang jadi presiden selanjutnya, maka lihat siapa yang didukung Prabowo di Jakarta," imbuhnya. 

Baca Juga: 4 Sikap Cewek yang Bisa Merusak Citra Dirinya, Bikin Cowok Ilfeel!

Selain Jokowi, pada periode berikutnya Prabowo juga mendukung Anies Baswedan yang berhasil maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu. 

Jejak Kekalahan Prabowo di Pilpres

Prabowo Subianto sudah sekali menjajal kekalahan sebegai cawapres dan dua kali sebagai capres di sejarah Pilpres Indonesia.  

Berikut rekam jejak kekalahan Prabowo Subianto dalam tiga periode Pilpres.

1. Pilpres 2009

Pilpres 2009 menjadi ajang kontestasi politik pertama yang diikuti Prabowo Subianto. Dalam Pilpres ini, Prabowo Subianto maju dari Partai Gerindra menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri.

Load More