Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah di Solo pada Sabtu (19/11/2022). Demi menghadiri acara ini, Jokowi diketahui buru-buru pulang dari KTT APEC Thailand.
Hal ini lantas disorot oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus. Melalui akun Twitter-nya, @Miduk17 kembali menyingung soal absennya Jokowi di HUT NasDem.
Saat itu, Jokowi diketahui tidak hadir dalam HUT NasDem karena menghadiri KTT ASEAN di Kamboja.
"Setiap langkah Jokowi penuh dengan makna, pertanyaan tak mesti dijawab lewat kata-kata," tulis Jhon Sitorus seperti dikutip Mamagini pada Sabtu (19/11/2022).
"Uniknya, momentumnya selalu tepat. Jokowi tak hadir di Ulang Tahun NasDem saat KTT ASEAN di Kamboja. Tetapi, Jokowi memilih pulang lebih cepat dari KTT APEC demi Muktamar Muhammadiyah," imbuhnya.
Pengamat politik ini lantas mengungkapkan bahwa sikap Jokowi ini merupakan kode bagi kader NasDem agar keluar dari kabinet yang dipimpin oleh Jokowi.
"Ini sekaligus menegaskan, Jokowi membuka pintu selebar-lebarnya kepada NasDem untuk menarik semua kadernya di Kabinet," ujarnya.
Menurutnya, Jokowi tidak ingin mendepak kader NasDem di pemerintahannya secara langsung.
"Jokowi tak ingin mereshuffle langsung, Jokowi ingin etika politik terjaga. Kalau membeletot, ya mundur dong. Kok masih betah di Kabinet? Nggak malu?" pungkasnya.
Baca Juga: Kesal Dicuekin Ivan Gunawan, Ayu Ting Ting: Dia Itu Gendut, Ngeselin...
Cuitan ini sontak saja menuai beragam komentar pro kontra dari netizen.
"Tindakan simbolik seperti ini yang bikin overthinking mereka tuh," kata netizen.
"Suka-suka presiden lah," imbuh netizen lain.
"Begitu aja kok jadi bahan omongan dan nyinyiran sih? Padahal yang diomongin adem-adem aja," tutur netizen lain.
"Nggak papa nanti yang kepilih sebagai Ketum MU Buya Anwar Abbas. Paling Jokowi mau balik cepat lihat kandang bebek lagi," tambah netizen lain.
"Bilang aja lo sakit hati karena NasDem dukung Anies," komentar netizen lainnya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Suporter Bola Nasional Surabaya gelar Sarasehan, Ini Tuntutan Mereka ke Jokowi
-
Projo Klaim Jokowi Tak Basa-basi Ingin Prabowo Jadi Pemenang Pilpres 2024, Apa Kabar Ganjar?
-
Tak Seperti Negara Lain, Jokowi Sebut Indonesia Berikan Kemudahan Undang Penceramah
-
Persis Solo, Persebaya Surabaya dan Bali United Tak Bisa Main di Kandang Saat Liga 1 Jalan Lagi
-
Minta Publik Stop Hujat Kemampuan Bahasa Inggris Jokowi, Refly Harun: Mungkin Dia Kurang Beruntung
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman