Kematian satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Blok AC5/7, RT 07/15 Kalideres, Jakarta Barat, masih membuat penasaran banyak orang. Pasalnya, misteri kematiannya belum terungkap.
Publik menduga-duga penyebab kematian mereka. Ada yang berpendapat bahwa mereka tewas karena kelaparan. Ada juga yang menduga karena sengaja bunuh diri berjamaah sampai dengan dugaan penganut sekte sesat.
Terbaru, seorang warganet menyebutkan sebuah teori konspirasi kematian 4 korban tersebut. Korban adalah kakek Rudianto, istrinya Margaret (58) dan putri mereka, Dian (40), dan iparnya yang bernama Budianto (68) ditemukan tewas dalam rumah tersebut.
Diduga Meninggal Karena Racun Bedak Bayi
Warganet yang tidak disebutkan namanya ini mengatakan bahwa, korban kemungkinan besar meninggal karena racun bedak bayi.
"Saya mengikuti berita di Internet, dan dikatakan bahwa di TKP banyak ditemukan bon bedak bayi. Bedak bayi (talcum powder) memiliki komposisi kimia MgSiO(OH), dan merupakan moisture adsorbent yang baik, dalam arti menyerap air dan kelembaban. Namun, mineral Mg dan Si ini dapat dilacak, diidentifikasi, dan dikonfirmasi oleh Forensik dengan mudah," katanya dikutip dari laman Quora pada Selasa, (22/11/2022).
Menurut dia ada bedak bayi dari produsen tertentu yang menggunakan corn starch (pati jagung). Produk bedak bayi versi lama dinilai kurang aman bagi kesehatan, sehingga dipakai yang lebih 'bersahabat', dengan menggunakan bahan baku alami.
Hubungannya?
Racun tikus generasi terbaru merupakan racun tikus yang aman, karena tidak benar-benar beracun.
Baca Juga: Isran Noor Tahan Tangis, Tak Bisa Bayangkan Nasib Honorer Jika Dihapus: Bagaimana Ini Ceritanya
Racun tikus ini menggunakan corn gluten, yang akan menyerap air di saluran pencernaan, lalu mengembang memenuhi rongga usus, makin lama makin banyak menyerap air, makin mengembang mengakibatkan rasa kenyang sekaligus dehidrasi pada saat yang sama.
"Ada benang merah antara racun tikus dan bedak bayi generasi terbaru, bahannya mirip-mirip," jelasnya.
Media menginformasikan, keempat jenazah tersebut dalam keadaan kering. Spekulasi bahwa korban meninggal karena puasa (tidak makan) sebagaimana dinyatakan di TV itu tak bisa diterima.
"Kalau mati dehidrasi di Gurun Sahara atau karena terdampar di laut saya masih bisa terima tanpa protes. Saya lebih percaya kalau korban meminum sejenis racun yang menyebabkan dehidrasi. Dan ada 'celah' untuk mendukung teori saya ini," katanya.
Dia mengungkap, bahwa jika bedak bayi 'model lama' yang dimakan, maka akan ada residu Mg dan Si yang bisa diidentifikasi dan dikonfirmasi.
Sementara, jika bedak bayi yang diduga dipakai bunuh diri korban adalah yang 'generasi baru' yang lebih eco-friendly, maka kemungkinan tak ada jejak yang tersisa.
Berita Terkait
-
Wow! Permasalahkan Sewa Gombel Golf, Pemkot Semarang Digugat Rp90 Miliar oleh PT Dk 99 Corp
-
Safari Politik Anies Baswedan Bikin Gelisah, Kader Nasdem Tantang Politikus PDIP Lakukan Ini
-
Jaga Nilai Persatuan dan Kesatuan di Indonesia Lewat Festival Harmoni NKRI, Catat Rangkaian Acaranya
-
Prancis vs Australia di Piala Dunia 2022 Qatar: Les Blues akan Menang di Tengah Dekapan Cedera?
-
Sumber Gempa yang Harus Diwaspadai di Jakarta dan Jawa Barat, Sesar Lembang hingga Baribis
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Perjalanan Cinta EJAE dan Sam Kim: Dari Rekan Kerja Hingga Pelaminan
-
Kuota Haji Kabupaten Gowa Melonjak Drastis! Wamen Haji Tegaskan Transparansi
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
DJ Turki Dibekuk di Bali Bawa Kokain dari Brasil Senilai Rp9,1 Miliar
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!