/
Selasa, 22 November 2022 | 18:21 WIB
Munas HIPMI di Solo yang berakhir ricuh. (Youtube/ KANDIDAT.)

Sebuah postingan dari akun Youtube menginformasikan bahwa, penyebab peserta Munas HIPMI saling baku hantam diduga gegara berebut makanan rendang. Klaim video menyebutkan bahwa insiden memalukan itu berada di area prasmanan.

"Munas HIPMI Ricuh di Area Prasmanan Rebutan Rendang atau Dapat Lengkuas," tulis narasi pada thumbnail video Youtube KANDIDAT dikutip pada Selasa, (22/11/2022).

Gambar pada thumbnail juga menunjukan momen ribut-ribut para peserta Munas HIPMI yang berlangsung di Solo. Apakah informasi itu benar?

Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, klaim pada video tersebut adalah salah.

Penjelasan

Fakta pada video berdurasi 4.47 detik itu tidak memperlihatkan momen di mana para peserta HIPMI ( Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) yang berebut rendang. 

Klip pada video memang menggambarkan suasana kalut di acara Munas yang berlangsung pada Senin, (21/11/2022) kemarin.  Namun pertengkaran ini bukan karena masalah makanan.

Klarifikasi panitia Munas HIPMI

Panitia Organizing Commitee (OC) Munas XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2022 menyatakan bahwa penyebab insiden perkelahian yang viral di media sosial tersebut karena kesalahpahaman antar peserta. Insiden itu terjadi di luar rapat pleno.

Baca Juga: CEK FAKTA: Gemetar, Sopir Ambulans Dengar Pesan Terakhir Brigadir J di Perjanalanan ke RS Polri, Benarkah?

"Kejadian pada Senin (21/22) malam disebabkan kesalahpahaman personel antar peserta Munas HIPMI yang terjadi di luar rapat pleno," kata Ketua Panitia OC Munas XVII HIPMI 2022 M. Ali Affandi di Solo, Selasa (22/11/2022).

Ketua Panitia membeberkan bahwa insiden perkelahian itu akibat peserta rapat kelelahan karena agenda Munas XVII yang padat yang berlangsung sejak pagi hingga tengah malam.

Meski demikian, kegiatan tahapan Munas masih berjalan sesuai dengan yang sudah dijadwalkan sebelumnya. 

Kesimpulan

Penyebab peserta Munas HIPMI saling baku hantam gegara berebut makanan rendang adalah salah.

Load More