/
Rabu, 23 November 2022 | 08:48 WIB
Muncul selebaran Anies Baswedan dukung khilafah di Bandar Lampung. (dok. Istimewa)

Baru-baru ini muncul selebaran khilafah bergambar bakal capres Partai Nasional Demokrat (NasDem), Anies Baswedan.

Selebaran itu tersebar di Bandar Lampung, Senin (21/11/2022) dengan isi tulisan "Mewujudkan Indonesia Bersyariah Anies Presiden 2024".

Selain itu ada tulisan, "Lenyapnya satu hukum Islam dari kehidupan umat, acap kali membuat hukum tersebut dianggap tidak wajib, bahkan dianggap tidak ada sehingga wajib menegakkan khilafah”.

Masih dalam selebaran yang sama, tertulis juga, “Islam dan aksi bela ulama mendapatkan balasan berupa kemenangan dalam Pilkada 2017. Di mana umat Islam dapat melihat DKI Jakarta saat ini lebih baik dari segala aspek jika dibandingkan sebelumnya.”

Respons NasDem

Mengutip laman wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com), Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya turut buka suara mengenai serangan terhadap Anies Baswedan menjelang Pilpres 2024 ini.

Willy menyampaikan bahwa NasDem tak ambil pusing dengan selebaran khilafah bergambar Anies itu.

Menurutnya, saat ini sudah memasuki zaman yang terbuka dna siapapn bisa melakukan berbagai hal yang tidak terbatas pada spanduk.

"Ya, tentu sebagai capres yang sedang trennya naik tentu banyak serangan. Kami tidak tahu, itu lempar batu sembunyi tangan," ucap Willy di NasDem Tower, dikutip dari wartaekonomi.co.id pada Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Gus Muhaimin Minta Semua Pihak Bergandeng Tangan Pulihkan Cianjur

Selebaran itu disebut Willy sudah sangat tidak relevan dengan perkembangan saat ini.

Willy menyampaikan bahwa selebaran khilafah tersebut merupakan serangan terhadap Anies yang tak hanya terjadi saat ini, namun sudah berulang kali.

Serangan terhadap Anies yang semakin banyak, maka disebut akan mempengaruhi naiknya elektoral milik mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Serangan ini sudah bertubi-tubi. Makin banyak serangan, makin naik elektoralnya Anies," tuturnya.

Kendati demikian, Willy menyebut bahwa pihaknya dan Anies tak akan pernah membalas setiap serangan yang datang.

"Ya, itu orang-orang yang keliru dan salah sasaran untuk memainkan itu," pungkasnya.

Load More