Bakal Koalisi Perubahan antara NasDem, PKS, dan Demokrat belum jadi dideklarasikan usai batal pada 10 November lalu.
Ketiga partai tersebut masih mengaku berada dalam obrolan di meja untuk menentukan waktu yang tepat melakukan deklarasi bersama.
Kendati mengaku selalu solid, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan bahwa bakal koalisi tersebut mulai tampak kusut.
"Pertama saya ingin menegaskan bahwa memang sejak awal ketiga partai ini kan terkesan tinggal deklarasi 10 november, kemudian Anies sebagai capres," ungkap Adi Prayitno dalam perbincangan di Total Politik.
"Kenapa saya bilang poros ini sedikit rumit bahkan kusut, karena di koalisi ini tidak ada yang begitu dominan sebenarnya, maka dalam perkembangannya Demokrat agak ngegas enggak mau disubordinasi oleh NasDem," imbuhnya.
Lebih lanjut, kedua partai yang akan bergabung dengan NasDem disebut masih menunggu-nunggu soal siapa yang bakal dipilih Anies sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Pasalnya dua partai tersebut memiliki calon masing-masing untuk cawapres Anies.
"Karena proposal utama Demorkat kan AHY proposal PKS Aher, kalau enggak dipilih Anies apakah dua partai ini tetap sami'na waato'na dukung Anies?" ujar Adi.
"Jadi manuver politik semakain kusut belum lagi ada syaiun lain misal tawaran menteri, soal cukong belum kompak, sepertinya Demokrat dan PKS juga sedang mempelajari data karena kalau Aher tidak maju atau AHT tidak maju maka dua partai ini rugi besar," imbuhnya.
Baca Juga: 30 Rumah Dan Gereja Rusak Akibat Gempa Bumi 4 Detik di Kupang
Menurut Adi, kerumitan kepentingan tiga partai dalam bakal Koalisi Perubahan ini masih sulit ditaklukan.
"Itu yang saya sebut cinta segitiga yang rumit, Anies merasa jatuh cinta ke AHY juga ke Aher, sama-sama di PHP."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng