Meski baru diselenggarakan tahun 2024 mendatang, nama-nama yang siap bertarung di pemilihan presiden sudah mulai ramai dibahas. Termasuk di antaranya Anies Baswedan yang telah dideklarasikan Partai NasDem, serta Airlangga Hartarto yang diusung oleh kader Partai Golkar.
Kedua nama ini pun diketahui cukup dekat dengan sosok mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK berafiliasi sangat dekat dengan Partai Golkar yang kini diketuai Airlangga, sementara JK juga disebut-sebut menjadi bapak asuh yang banyak membimbing karier politik Anies.
Hal ini turut menggelitik rasa penasaran akademisi Rocky Gerung. Sosok yang kerap mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo itu kemudian bertanya apakah JK akan menjadi king maker bagi Anies di Pilpres 2024.
"Ada kecurigaan Jusuf Kalla akan jadi king maker buat Anies. Orang baca bahasa tubuh Pak JK, apakah Pak JK apa akan mengasuh Anies atau akan memanfaatkan suara Golkar?" kata Rocky, dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (24/11/2022).
"Gampangannya Airlangga apa Anies? Karena Pak JK punya resources ekonomi dan politik yang besar," sambungnya.
Lalu seperti apa jawaban JK?
Rupanya JK menegaskan bahwa hubungannya dengan Anies maupun Airlangga sama-sama dekat. Terkhusus kepada Anies, JK sendiri pernah secara terbuka mendukungnya di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
"Memang saya dekat dengan semua secata pribadi," tutur JK. "Saya dekat dengan Anies, karena dulu saat dia jadi Rektor Universitas Paramadina, saya pembina yayasannya. Tiap Jumat saya makan bersama, kita berdiskusi."
"Waktu Anies jadi Gubernur, semua orang tahu, saya dukung," sambungnya.
Baca Juga: Indonesia Ingin Impor Beras Saat Ratusan Ton Stok Hilang dari Gudang Bulog
Sementara dengan Airlangga, JK menilai tidak ada masalah di antara keduanya. "Saya Ketua Umum Golkar dari 2004-09, Airlangga datang minta konsultasi, saya terima," bebernya menambahkan.
Meski begitu, wapres yang pernah mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi itu mengaku sudah punya kriteria sendiri. "Tapi sebagai pribadi saya punya prinsip. Saya memiliki kriteria, saya punya obyektivitas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Koalisi Parpol Jelang Pilpres 2024 Gonjang Ganjing, Ada yang Saling Ngotot Menuju Kursi Presiden
-
Ahmad Dhani Kritik Prabowo, Sebut Umat Islam Kini Lebih Pilih Anies Baswedan
-
Sepak Terjangnya Mentereng, Luhut hingga Ahok Dinilai Pantas Jadi Cawapres 2024
-
PKB Yakin Pesan Jokowi Soal Politik Identitas Tidak Ditujukan kepada Anies Baswedan
-
Bagaimana Respons PAN Setelah Relawan Amanat Indonesia Dukung Anies Baswedan sebagai Capres?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo