Perkara aliran dana Rp200 juta dari rekening Brigadir J ke Bripka RR tanggal 11 Juli 2022 tampaknya berbuntut panjang. Bukan cuma karena transaksi terjadi pasca kematian Brigadir J, jumlah uangnya juga membuat publik bertanya-tanya.
Sebagai informasi, Ferdy Sambo mengaku bahwa uang Rp200 juta itu adalah miliknya untuk keperluan sehari-hari. Lantaran Brigadir J sudah meninggal, maka uang tersebut ditransfer kepada Bripka RR untuk dikelola lebih lanjut.
Nominal inilah yang dipermasalahkan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, di program Satu Meja The Forum di kanal YouTube KOMPASTV.
Martin merasa ada yang janggal dengan kekayaan Sambo karena mampu menyediakan uang bulanan hingga Rp200 juta untuk operasional rumahnya di Kemang, Saguling, dan Magelang.
Dengan demikian, bisa diasumsikan Sambo menghabiskan setidaknya Rp600 juta untuk operasional rumah tangga. Padahal gajinya sebagai Kadiv Propam Polri tidak lebih dari Rp35 juta per bulan.
"Bagaimana orang ini bisa memberikan uang kepada ajudan, menurut versi Sambo untuk tiga dapur dan masing-masing Rp200 juta. Sedangkan dia pendapatannya yang kita tahu hanya Rp35 juta," kata Martin, dikutip pada Sabtu (26/11/2022).
Kekayaan ini yang disoroti Martin, sebab dikhawatirkan bisa mempengaruhi jalannya persidangan.
"Tentu masih khawatir, kita tahu seberapa kaya orang ini. Kaya dalam tanda petik, karena kekayaannya menurut saya perlu diteliti ulang apakah legal atau ilegal," ungkap Martin.
Belum lagi ditambah dengan pengaruh Sambo yang tampaknya masih sangat kuat di kepolisian. Lagi-lagi Martin mengarahkan kecurigaannya kepada buku hitam yang kerap dibawa Sambo, bahkan ke ruang persidangan sekaligus.
Baca Juga: TNI dan Polri Kerahkan Anjing Pelacak Cari Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur
"Saya yakin sampai saat ini yang bersangkutan masih memiliki kuncian manakala dalam pekerjaan mungkin saja yang bersangkutan memiliki kartu-kartu truf tertentu yang mungkin saja dicatat dalam buku hitam yang dibawa oleh Ferdy Sambo," terang Martin.
Topik kekayaan Sambo ini sedang menjadi sorotan publik, seperti tergambar di lini masa Twitter maupun Instagram. Bukan cuma Sambo, publik kemudian kembali mengingat nama seperti Teddy Minahasa yang melaporkan kekayaannya mencapai Rp29 miliar.
"Luar biasa bapak," tulis akun Instagram @majeliskopi08.
"Teman-teman sambo juga sama... bukan rahasia umum lah.. cuma mau gimana lagi... sangat kuat persatuannya.." sindir warganet.
Di sisi lain, Sambo baru-baru ini ikut berkicau soal setoran tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. Seorang polisi bernama Ismail Bolong mengaku menyerahkan uang sampai Rp6 miliar kepada Agus serta sejumlah oknum polisi lain.
Sambo sempat meneken surat pemeriksaan perkara ini sebelum terlibat kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sementara eks Karo Paminal Divpropam Polri, Hendra Kurniawan, juga membenarkan soal dugaan perkara tersebut.
Berita Terkait
-
Sindiran Kabareskrim Buat Geng Sambo: Lempar Balik Isu Tambang Ilegal, Ungkit Muslihat Kasus Brigadir J
-
Pernah Berapi-api Tolak Eksepsi Putri Candrawathi, Jaksa Erna Normawati Kini Kena Rolling
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Pakai Uang di Rekening Brigadir J Buat Bisnis Nakoba, Benarkah?
-
Rekening Brigadir J Diblokir PPATK, Kamaruddin Simanjuntak: Saya yang Minta Lewat Kabareskrim
-
Ferdy Sambo Sebut Uang di Rekening Ricky dan Yosua Miliknya, Bank BNI Klarifikasi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Kasus Perdata Hak Royalti Lanjut, Pengacara Vidi Aldiano: Gugatan Salah Salamat
-
Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Buntu Pikirkan Konsep di Hari Raya
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Review Doubt: Misi Profiler Kawakan Misi Mencari Kebenaran atau Misi Menutupi Aib?
-
3 Drama Korea dengan Kisah Pacar Virtual, Ada Boyfriend on Demand
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut