Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengingatkan negara bahwa perang semakin dekat. Sehingga negara harus bersiap.
Pernyataan Ketemu Gerinda tersebut turut direspon oleh pegiat media sosial Dai Muhammad Assaewad. Dia mempertanyakan perang apa yang akan dihadapi Indonesia. Pasalnya, perang media sosial yang digaduhkan para BuzzerRp saja, Indonesia sudah kewalahan.
"Perang naon, lah memerangi BuzzerRp pemecah belah bangsa aja kita kewalahan, apalagi sama negara lain," ucapnya dari Twitter pribadinya dikutip pada Minggu, (27/11/2022).
Untuk diketahui, Prabowo Subianto mengingatkan Indonesia tentang ancaman perang, dan meminta agar negara bisa siap kapanpun hal tersebut terjadi.
Saat ini, negara mendapatkan karunia dengan terhindar dari ancaman perang, namun tetap harus fokus pada pertahanan seperti Singapura, yang terlihat dari perbandingan anggaran untuk keamanan.
"Karunia yang kita terima hendaknya kita manfaatkan untuk siap menghadapi ancaman yang akan datang. Kalau tidak terjadi (perang), alhamdulillah," ujar Prabowo.
Jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tak diinginkan, Indonesia sudah lebih siap.
"Kalau terjadi, kita sudah siap. Jangan kalau kita mendapat kebaikan, keberuntungan, kita santai. Ini kita harus introspeksi," tutur Prabowo Subianto.
Prabowo juga mengatakan bahwa Indonesia harus mengerahkan taktik teknologi dengan menggunakan drone baik untuk pertahanan laut maupun darat.
Seperti drone kamikaze dengan sistem otonom dan robotik baik di udara, di laut maupun di darat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah