Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI kelima pada tahun 2001. Dia diangkat usai presiden sebelumnya, yakni Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dimakszulkan oleh MPR RI.
Soal kenaikan Megawati dari wakil presiden menjadi presiden di 2001 lalu disebut politikus senior Panda Nababan sebagai sebuah kecelakaan.
Menurut Panda, para petinggi yang menaikkan Megawati hanya memiliki niat untuk menggusur Gus Dur dari kursi presiden.
"Kejadian Gus Dur, dia dimakzulkan naiklah Mega, jadi sebenarnya Mega itu jadi presiden karena kecelakaan," ungkap Panda Nababan dalam perbincangan di kanal YouTube Karni Ilyas Club.
"Artinya dia [Megawati] jadi presiden itu bukan karena dipilih, karena Gus Dur dimakzulkan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Panda Nababan menyebutkan bahwa pemakzulan Gus Dur bukan untuk menaikkan Megawati. Bahkan politisi yang bermain yakni Amien Rais dan Akbar Tanjung disebut menaikkan Megawati karena Gus Dur tak mau diatur.
"Enggak juga [mendukung Megwati], mereka enggak bisa ngatur Gus Dur aja, bukan murni mereka mau menaikkan Mega, jauh panggang dari api itu, ini kecelakaan aja ini," kata Panda.
"Enggak ada asumsi itu lah, jadi Gus Dur sendiri ngerasa kan betul-betul dimakzulkan dia, nah jadilah Mega jadi presiden," imbuhnya.
Cerita Mahfud MD Soal Pemakzulan Gus Dur
Baca Juga: Titip Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2024 ke Ratusan Suku Dayak, Jokowi: Jangan Sampai Ada Gesekan
Mahfud dalam sebuah video sambutannya mengungkapkan bahwa Gus Dur berkali-kali dicoba digulingkan bahkan difitnah oleh lawan politiknya. Menurutnya, Gus Dur adalah pemimpin bersih yang dimakzulkan atas fitnah dan tuduhan korupsi tanpa bukti.
Mahfud MD menyebutkan bahwa sewaktu-waktu Wakil Ketua Bulog ingin menghadap Gus Dur lalu diantar oleh teman Gus Dur atas nama Suwondo. Akhinya dipanggil masuk oleh Gus Dur, tiba-tiba Sapuan diberitakan memberikan dana pada Gus Dur lewat Suwondo sebanyak Rp 35 M.
Padahal itu adalah permainan licik Suwondo yang mencatut nama Gus Dur, bahwa Gus Dur membutuhkan uang Rp 35 M. Uang tersebut digunakan sendiri oleh Suwondo mengatas namakan permintaan Gus Dur.
"Sampai akhirnya timbul pansus menjautkan Gus Dur, maunya menjatuhkan Gus Dur padahal sesudah diperiksa Gus Dur bersih, bersih tidak ada bukti sama sekali," kata Mahfud MD.
Kemudian pada kasus lain, Sultan Brunei memberikan zakat keluarga kepada Gus Dur sebagai ulama. Gus Dur memberikan dana pemberian Sultan Brunei ke Yayasan Aswaja Aceh untuk menyelesaikan GAM, namun disalahkan DPR karena tak melaporkan ke negara.
"Loh ini kan bukan antar negara, tahu presiden sebagai ulama dikirimkan ke Gus Dur dana itu," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ini Wajah Baru Ruas Jalan Pangkajene-Rappang yang Ramah Pejalan Kaki
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?
-
Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare
-
Cengkeraman Penjajah dan Cita-cita Seni: Konflik Batin Pangeran dari Timur
-
Bolehkah Keramas Setiap Hari? Simak 5 Fakta Penting Ini Sebelum Menentukan Jadwal
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global