Eks Kabag Gakkum Provost Div Propam Polri Kombes Pol Susanto Haris hadir sebagai saksi di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J pada Senin (28/11/2022). Dalam kesempatan itu, Susanto mengaku mendapat tugas mengawal jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ke RS Kramat Jati.
Namun di hadapan penasihat hukum Bharada E, Susanto mengaku hanya diberi sedikit waktu untuk menyaksikan jalannya proses autopsi jenazah. Ia baru boleh masuk setelah Polres Jakarta Selatan memberikan surat pengantar visum dan persetujuan dari keluarga.
"Nggak lama (di ruang autopsi). Proses (autopsi) tetap berjalan oleh ketua tim, kemudian dibersihkan, kemudian kami diizinkan masuk untuk melihat jenazah sebentar, kemudian ada foto oleh idennya forensik," terang Susanto, dikutip Suara Manado pada Selasa (29/11/2022).
Saat itu hanya ada satu polisi yang diperbolehkan untuk memotret autopsi jenazah Brigadir J yakni Susanto. Sehingga polisi lain seperti AKBP Arif Rachman Arifin, yang juga terdakwa obstruction of justice, diminta untuk menghapus foto autopsinya.
Setelah itulah penasihat hukum menanyakan apakah Susanto bertemu dengan keluarga Brigadir J, yakni Bripda Mahareza Rizky Hutabarat.
"Tidak (bertemu dengan Reza), suratnya (persetujuan autopsi) saja yang sampai ke kami. Tidak ketemu kecuali terakhir waktu mau berangkat. Waktu jam setengah 4 subuh," terang Susanto.
"Apakah keluarga korban, Reza, dipertemukan dengan jenazah kakaknya?" tanya penasihat hukum Bharada E.
"Diperlihatkan."
Keterangan Susanto ini yang lantas dikonfrontasi oleh penasihat hukum. Pasalnya di persidangan sebelumnya, Reza mengaku tidak diperbolehkan melihat jenazah kakaknya.
"Dia tidak boleh melihat untuk terakhir kalinya jenazah almarhum karena dihalangi oleh saudara saksi," ujar penasihat hukum Bharada E, merujuk pada keterangan Reza sebelumnya.
"Ada dua kombes yang ada di situ, Pak," tutur Susanto.
"Makanya saya klarifikasi. Apakah saksi melarang keluarga korban, Reza, melihat terakhir kalinya? Karena keterangan dari Reza dia dilarang untuk melihat terakhir kalinya, bahkan sempat ribut akhirnya boleh membuka sebagian."
"Jadi yang terakhir kami menyuruh Reza untuk melihat waktu mau berangkat. Kami tidak ketemu Reza."
Susanto juga kemudian mengungkap nama kombes lain yang berada di lokasi. "Kombes Agus dengan saya. Bukan (Kombes Pol Agus Nurpatria)," pungkas Susanto.
Kesaksian Susanto ini jelas menambah panjang episode drama di persidangan kasus Sambo. Sebab Reza sempat mengaku dilarang melihat jenazah Brigadir J oleh seorang polisi berpangkat kombes.
Berita Terkait
-
Curhat Pilu AKBP Ridwan Soplanit Didemosi 8 Tahun Gegara Skenario Palsu Ferdy Sambo: Kenapa Kami Dikorbankan?
-
Terus Memanas! Ferdy Sambo Bakal Buka Suara Terkait Bantahan Kabareskrim Soal Suap Tambang Ilegal Usai Sidang Brigadir J
-
Kubu Brigadir J 'Telanjangi' Ferdy Sambo Soal Duit Belanja Bulanan: Gaji Rp 35 Juta, Tapi Pengeluaran Rp 600 Juta
-
Sudah Sembuh Dan Dinyatakan Negatif Covid-19, Putri Candrawathi Jalani Sidang Secara Langsung Hari Ini
-
Terungkap! Duit Rp 150 Juta Milik Brigadir J Dikembalikan Ke Keluarga Usai Pembunuhan Di Duren Tiga
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Ulasan Novel Katri, di Balik Senyum Tenang yang Menyimpan Seribu Rahasia
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu