Ganjar Pranowo membagikan video saat bertemu dengan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Momen tersebut di posting lewat akun media sosial Twitter miliknya dengan nama pengguna @ganjarpranowo.
“Semoga para habaib, kyai dan seluruh guru kita dikaruniai kesehatan,” cuit narasi pada video dikutip pada Selasa, (29/11/2022).
Terlihat pada unggahan, Ganjar berada di dalam ruangan seperti di rumah ibadah, mengenakan pakaian lengan pendek putih dan celana hitam lengkap dengan kopiah hitam.
Beberapa saat kemudian, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf mendekat ke arah Ganjar yang sudah menunggu.
Gubernur Jawa Tengah ini lalu bersalaman sambil mencium pipi kanan dan kiri Habib Syech.
Selanjutnya, mereka berbincang hangat. Terlihat pada video Ganjar tertawa merespon perbincangan mereka. Entah apa yang mereka bicarakan karena video tidak berisi audio atau suara video dihilangkan.
Lebih lanjut lagi, Ganjar bersama Habib Syech dan satu orang lainnya berjalan keluar sambil bergandengan. Habib Syech tampak memegang erat tangan Ganjar, seperti pada video berdurasi 0.22 detik itu.
Di akhir video, mereka juga tak lupa berfoto bersama. Canda tawa terlihat jelas pada wajah mereka. Hingga artikel ini ditulis, tidak ada informasi yang menyebutkan kapan dan di mana video ini direkam.
Unggahan video Ganjar pranowo mendapat ragam komentar dari warganet. Ada yang menyebut bahwa saat ini Ganjar tengah melakukan pencitraan bersama para ulama. Ganjar disebut tak jauh berbeda dengan Anies. Bahkan, Ganjar dilabeli bapak politik identitas.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai, Skincare yang Cocok Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
“Pencitraan si ganjar dah sampe sini. Wkwkwk,” kata neter.
“Mendadak kadrun pak. Nanti pendukungnya ngamuk loh. Politik Identitas nggak sih ini? cuit warganet.
“Akhirnya harus politik identitas juga ya,” tutur publik.
”Males pencitraan kalau mau silaturahmi itu dari hati bukn pas ada kamera rolling,” ujar netizen.
“Harus banget ya? Yang gandengan tangan nya di zoom in,” ucap neter lain.
“Bukannya pendukung bapak banyak yg anti keturunan Yaman,” ucap warga lokal.
Berita Terkait
-
Jokowi Disebut Sudah Siapkan Pasangan Buat Pilpres 2024, Prabowo Bersedia Jadi Cawapres Ganjar Asal...
-
Terkuak! Ternyata Ini Sosok Capres Berambut Putih yang Dimaksud Jokowi
-
Jokowi Sebut Ciri-Ciri Pemimpin yang Mikirin Rakyat, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Ganti Gaya Rambut: Sangat Cocok
-
Ditanya Soal Capres Berambut Putih, Jokowi Sebut Nama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!