/
Selasa, 29 November 2022 | 18:12 WIB
Tangkapan layar unggahan relawan gempa bumi Cianjur memilih untuk mundur karena pungli hingga aksi intoleransi agama. ((Instagram/@idn.grassroots))

Gempa bumi besar yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi duka mendalam untuk Indonesia. Apalagi karena ratusan nyawa melayang dalam bencana alam tersebut.

Namun baru-baru ini beredar viral sebuah unggahan dari salah satu relawan kemanusiaan di Cianjur. Relawan tersebut memilih untuk mundur karena banyaknya masalah yang dijumpai di lapangan.

Mirisnya, masalah tersebut ternyata berkaitan dengan pungutan liar sampai intoleransi agama terhadap beberapa petugas di lapangan.

Hal ini seperti dilihat di akun Instagram @lambe_turah. Akun tersebut tampak mengunggah tangkapan layar postingan dari akun Instagram @idn.grassroots.

"Terima Kasih Cianjur. Dengan sangat menyesal kami tarik mundur rescuer dan rekan-rekan medis dari RAID yang diperbantukan untuk tragedi Cianjur dengan pertimbangan perlakuan dari sekelompok masyarakat yang justru membebani misi kemanusiaan kawan-kawan di lapangan," tutur @idn.grassroots, dikutip Suara Manado, Selasa (29/11/2022).

"Di antaranya: Banyaknya pungli di beberapa titik jalan yang dilalui unit armada angkut kami, Adanya tindakan intoleran terhadap beberapa rekan dengan dalih Agama," sambungnya.

@idn.grassroots menyayangkan tindakan kurang menyenangkan yang mereka dapatkan karena merasa perbedaan tidak semestinya menjadi alasan untuk merenggangkan kemanusiaan.

"Kami datang tanpa simbol dan atribut, jika hanya perbedaan warna kulit dan keyakinan menjadi pembatas maka tidak ada jalan bagi kami untuk pulang dan rehat," ungkapnya.

Pemilik akun lantas mengucapkan terima kasih untuk semua relawan yang sudah terlibat. "Jika rupa kami macam binatang, setidaknya perlakukan kami seperti kami memperlakukan kalian," imbuhnya di kolom caption.

Baca Juga: Eks Penyidik Polres Jaksel Sebut Kasus Penembakan Brigadir J Bisa Diungkap 2 Jam jika Saksi Tak Diintervensi

Unggahan tersebut seketika menuai perhatian banyak pihak. Publik juga sekaligus teringat dengan tindakan sejumlah oknum ormas yang bahkan menarik stiker label gereja dari beberapa tenda yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Warganet jelas menyayangkan situasi yang harus dihadapi rekan relawan ketika mereka hanya berusaha untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

"Entaahh syapa yang syalaaahhh.. Kutak tahu," kata @lambe_turah.

"Terimakasih rekan rekan yang sudah merelakan waktu dan tenaga nya, maaf atas kelakuan oknum-oknum di daerah saya, terutama yang oknum yang mabuk agama, sangat disesalkan sekali ketika yang lain sibuk saling menolong sesama," ujar warganet.

"Salam damai.. jangan menyesal dan jangan berhenti berjuang.. sukses dan sehat selalu semuanya sekeluarga.." tutur warganet.

"Ini lah kerjaan-kerjaan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Akhir nya merugikan banyak orang. Tolong kalo bisa di tindak tegas oknum-okunm yang tidak jelas ada nya itu. Buat Team Relawan, Semangat And Gbu All," komentar warganet yang lain.

Load More