Presiden Joko Widodo disebut tak akan mengalami masa-masa Lame duck (bebek lumpuh) menjelang transisi kepemimpinannya sebagai kepala negara dan pemerintahan.
Hal ini diyakini oleh politikus senior Panda Nababan yang menyebutkan bahwa Jokowi punya kelihaian politik yang unik dan bisa tega terhadap siapa pun.
Pada perbincangannya, Panda Nababan bercerita soal Jokowi yang melakukan balas dendam ke Prabowo terkait ejekan presiden tukang andong.
Pembalasan Jokowi bahkan dilakukan pada anak buah Megawati, yakni Tjahjo Kumolo. Menurut Panda Nababan, Tjahjo Kumolo mulanya tak suka Jokowi dijadikan sebagai presiden namun berakhir setuju karena perintah dari Megawati Soekarnoputri.
Setelah terpilih menjadi presiden, Jokowi disebut Panda gantian tak menyukai Tjahjo Kumolo namun tetap dimasukkan ke kabinet atas perintah Megawati.
"Jokowi sebenarnya tidak suka di Tjahjo Kumolo masuk ke kabinet, tapi karena maunya Mega ya dimasukkin, tapi apa yang terjadi? lima tahun enggak diopeni," kata Panda Nababan dalam perbincangannya di Total Politik.
"Menurut pengakuan Tjahjo ke saya, dia cuma dua kali sekali lima menit ngomong sambil berdiri, sekali lagi dia ditelfon ada KTP jatuh menjelang pemilu," imbuhnya.
Atas perilaku pada Tjahjo, Panda menyebutkan bahwa Jokowi memiliki karakter yang mampu memperlakukan orang lain dengan tega.
"Menarik, figur ini tak bisa kupakai sebagai parameter-parameter sebagaimana kekuasaan sebelumnya, apalagi cerita lame duck, orang dia nikmati," ujar Panda Nababan.
Baca Juga: Bisakah Wadah Biodegradable Jadi Solusi Tekan Sampah Plastik Saat Tanam Pohon?
Lame duck atau bebek lumpuh adalah periode sesudah atau menjelang pemilihan umum di mana anggota parlemen yang lama belum berhenti bertugas dan yang baru belum dilantik.
Lame duck secara harfiah adalah soal 'bebek' yang tak lagi punya kuasa untuk dirinya sendiri. Dalam politik istilah ini merujuk pada kondisi pemimpin yang tak lagi memiliki kuasa kuat karena sudah ada penggantinya di masa mendatang.
Soal Jokowi disebut memasuki masa Lame Duck, Panda Nababan tak setuju karena menutunya Jokowi masih bisa mempertahankan kuasanya meskipun sudah tak jadi presiden.
"Itu kan menurut kau [lame duck], menurut faktanya dia bisa," kata Panda.
"Kau bilang Lame duck apa lah ini lain ini pelajarilah dulu, jadi apa yang kulihat kemarin di GBK itu benar-benar teater," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Antre Pertalite di SPBU Siak sampai Berjam-jam, Eceran Susah Didapat
-
Erin Mantan Andre Taulany Bongkar Kelakuan ART di Rumah: Baju Anak Saya Dipakai Tanpa Izin
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!