- BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan ringan hingga lebat di seluruh wilayah Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026.
- Hujan diprediksi akan mengguyur Jakarta Barat dan Jakarta Selatan pada sore hari setelah kondisi cuaca berawan tebal.
- Masyarakat diimbau mempersiapkan payung dan jas hujan serta menghindari berteduh di bawah jembatan untuk mencegah kemacetan lalu lintas.
Suara.com - Warga Jakarta nampaknya belum bisa bernapas lega dari ancaman air. Di saat ratusan RT masih berjuang melawan sisa banjir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menerbitkan alarm waspada.
Sebagian besar wilayah Ibu Kota diprediksi bakal diguyur hujan pada Rabu (6/5/2026) sore ini.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Instagram @infobmkg, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan diprediksi akan diselimuti awan tebal sejak pagi hingga siang hari.
Namun, suasana mendung tersebut diperkirakan akan pecah menjadi hujan ringan saat memasuki waktu sore.
Bagi warga Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, langit abu-abu diprediksi akan bertahan lebih lama, dengan kondisi berawan tebal yang mendominasi dari pagi hingga malam hari.
Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu justru sudah mulai dibasahi hujan ringan sejak pagi tadi.
Waspada Hujan Lebat: Pesan untuk Pengguna Jalan
BMKG mengeluarkan peringatan khusus adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa melanda seluruh penjuru Jakarta.
Dengan suhu rata-rata yang cukup sejuk di angka 27-28 derajat Celcius, warga diminta untuk tidak abai terhadap persiapan fisik dan perlengkapan.
Baca Juga: 'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan, pastikan payung selalu terselip di dalam tas.
Sementara bagi para pejuang aspal, pengguna sepeda motor diimbau untuk segera menyiapkan jas hujan terbaiknya di dalam bagasi motor.
Hindari berteduh secara mendadak di bawah underpass atau jembatan penyeberangan karena selain membahayakan diri sendiri, hal itu juga dapat memicu kemacetan parah di tengah guyuran hujan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti