Denise Chariesta, selebgram sekaligus pengusaha bunga, menjadi semakin kontroversial usai membocorkan kisah perselingkuhannya.
Hingga saat ini pun Denise masih terus mengulik dan menceritakan masa lalunya dengan pria berisinial RD. Sosok RD sendiri diduga adalah Regi Datau, suami dari Ayu Dewi.
Namun kini, Denise kembali menggegerkan publik karena dinilai mendapatkan imbas efek dari tak lagi jadi simpanan RD.
Melalui story akun Instagram miliknya, Denise Chariesta mengaku kekurangan modal usaha.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Denise yang menjadi usaha toko bunga itu mendirikan cabang di Bali.
Namun siapa sangka, usahanya yang bisa dibilang cukup sukses itu, nyatanya Denise kehabisan modal untuk membuka cabang toko bunga di pulau dewata itu.
Denise melalui storynya secara blak-blakan ngemis endorse. Dia mengaku tak memiliki modal lagi untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan di toko terbarunya.
Dipantau Suara Manado dari unggahan @denisechariesta91, Denise meminta para penjual rumput sintetis untuk endorse dagangan mereka kepadanya.
"Gue kan lagi buka cabang toko baru di Bali, tapi kan gue usaha sendiri, gitu kan. Usaha sendiri tahu, kan? Susah. Mulai dari awal lagi merintis," ungkap selebgram cadel itu.
Baca Juga: Anggota Binmas Beberkan Kasus Dugaan Korupsi di Kepolisian Viral, Begini Respons Polda Sulsel
Dia pun tak ragu dan secara blak-blakan mengaku kekurangan dana untuk membeli rumput sintetis.
"Nah, jadi gue mau ada rumput sintetis gitu. Tapi duitnya kurang, jadi gue cari yang endorse aja," lanjutnya menambahkan.
Tak ingin yang jelek, Denise mengatakan jika dia ingin dan membutuhkan rumput sintetis dengan kualitas terbaik.
Dalam membalas endorse-an tersebut, Denise berjani akan memberikan endorse di semua akan jejaring media sosial pribadinya pada pihak yang membantunya.
"Rumput sintetis gitu yang bagus, buat di foto-foto ntar jadi cakep, gitu, yang di Bali ya. Nih, mata gue merah nih, karena kurang dana," tandanya dengan nada bercanda.
Berita Terkait
-
Buka Toko Bunga di Bali Kurang Modal, Denise Chariesta Mohon-Mohon Di-endorse Rumput Sintetis Kualitas Terbaik
-
Makin Menggila! Denise Chariesta Tak Izin Ayu Dewi, Nekat Pasang Foto Regi Datau Lagi Rebahan Buat Promosi
-
Para Presiden RI Tak Gopoh Endorse Capres Sebelum Lengser, Rizal Ramli Sebut Jokowi Kena Post Power Syndrome
-
Gerindra: Banyak yang Ngomong Pak Jokowi Semakin Kode Keras Meng-Endorse Prabowo
-
Ulah Manuver Relawan Bikin Berang, Elite PDIP Minta Jangan Ada yang Ganggu Jokowi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung