/
Kamis, 08 Desember 2022 | 11:13 WIB
Tangkapan layar cuitan dan video dengan narasi Ustaz Abdul Somad (UAS) menyamakan aksi bom bunuh diri dengan mati syahid. ((Twitter/@kangwaqfi2))

Namun video tersebut dipotong seolah UAS mem-framing aksi bom bunuh diri sebagai mati syahid. Lalu video tersebut disebar setiap kali ada kejadian bom bunuh diri, termasuk di Polsek Astanaanyar.

UAS mengingatkan bahwa umat Muslim di Palestina dan luar Palestina memang dibedakan, sebagaimana Nabi yang membedakan antara kaum non-Muslim di Makkah dan Madinah.

"Jadi tak boleh kita sweeping, pukul rata. Non-Muslim yang ada di Palestina, Yahudi, Israel, zionis lagi lebih spesifiknya, itu adalah harbi (perang)," jelas UAS, lalu mengutip penjelasan dari Al Quran.

"Selama mereka (non-Muslim) tidak memerangi kamu, tidak mengusir kamu dari kampung halaman kamu, maka berbuat baiklah kamu pada mereka dan bersikap adil lah kamu pada mereka," imbuhnya.

Sedangkan syarat ini tidak dipenuhi oleh orang Israel yang memerangi serta mengusir orang Palestina dari kampung halaman mereka sendiri. Karena itulah, bila ada umat Muslim Palestina meledakkan diri di antara pasukan Israel dapat dianggap sebagai aksi mati syahid.

Namun patut diingat, hal ini hanya berlaku di Palestina karena umat non-Muslim di sana, yakni dari Israel, berusaha keras untuk memerangi dan mengusir orang Palestina dari tanah kelahiran mereka sendiri.

KESIMPULAN

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa video unggahan akun Twitter @kangwaqfi2 dengan narasi Ustaz Abdul Somad menganggap aksi bom bunuh diri sebagai mati syahid adalah tidak tepat.

Ada kekeliruan konteks di mana pernyataan UAS tersebut ditujukan untuk umat Muslim Palestina yang melakukan aksi bom bunuh diri di antara pasukan Israel.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kembali Bersaksi di Sidang Obstruction of Justice Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria

Sementara penilaian yang serupa tidak berlaku untuk umat Muslim di luar Palestina, apalagi bila orang non-Muslim di sekitarnya tidak memerangi maupun mengusirnya keluar dari kampung halaman.

Video dengan narasi UAS menganggap aksi bom bunuh diri sebagai mati syahid adalah konten yang keliru atau misleading content.

Load More