Seorang jamaah haji dari Gresik, Jawa Timur, yang berangkat dari embarkasi Surabaya dengan kloter sembilan, terpaksa harus membatalkan niatnya untuk membawa tiga buah durian dari Indonesia ke Arab Saudi.
Awalnya, jamaah haji tersebut berniat baik dengan membawa durian ke Arab Saudi. Ia ingin memberikan durian tersebut kepada kerabatnya yang sedang hamil dan menginginkan durian asal Indonesia.
Namun, niat baik jamaah haji yang tidak disebutkan namanya itu terhalang di embarkasi. Ia harus menerima kenyataan bahwa tujuannya untuk membantu kerabat di Arab Saudi tidak dapat terlaksana karena tiga buah durian yang dimilikinya disita oleh petugas.
Saat dilakukan pemeriksaan barang bawaan jamaah haji di tempat keberangkatan, petugas menemukan tiga buah durian dan beberapa bungkusan rokok yang terbungkus rapi dengan kantong plastik dalam koper jamaah yang membawa durian tersebut.
Oleh karena itu, petugas menyita ketiga durian tersebut karena dianggap sebagai benda terlarang dalam keberangkatan naik haji.
Ketua Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengonfirmasi kejadian tersebut dalam keterangannya.
"Ada tiga buah durian. Durian-durian tersebut dimasukkan ke dalam koper besar dengan tujuan untuk diberikan kepada kerabatnya yang tinggal di sana. Kerabat tersebut mengidamkan dan sedang hamil, ingin durian asal Indonesia," kata Husnul.
Dia menjelaskan bahwa alasan jamaah haji nekat membawa durian ke Arab Saudi adalah karena kurangnya pengetahuan jamaah. Mereka tidak mengetahui bahwa durian dilarang dibawa saat keberangkatan naik haji ke Arab Saudi.
"Karena kurang pengetahuan jamaah, mereka mengira boleh membawa durian, maka dimasukkan ke dalam koper. Namun akhirnya harus dikeluarkan, dan durian-durian tersebut diserahkan kepada keluarganya di sini," jelas Husnul.
Baca Juga: Pedes! Marion Jola Diejek Penuh Daki Hingga Mirip Babon
Seperti yang diketahui, larangan membawa buah durian dalam pesawat bertujuan untuk menjaga kenyamanan bersama di dalam pesawat.
Buah durian memiliki aroma yang unik dan khas, namun aromanya yang kuat dapat mengganggu beberapa orang. Bagi mereka yang tidak menyukai aroma durian, tentu saja mereka akan merasa terganggu ketika mencium aroma tersebut di dalam pesawat. Oleh karena itu, buah durian dilarang untuk dibawa saat naik haji ke Arab Saudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?
-
Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Program BRI Peduli Berikan Cek Kesehatan Gratis untuk 9.500 Masyarakat
-
BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan 9.700 Paket Vitamin untuk Masyarakat Lewat CSR BRI Peduli
-
BRI Perluas Akses Kesehatan Lewat Program Gratis untuk Ribuan Warga Dalam CSR BRI Peduli
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Desta Turun Gunung Jadi Host, Rupanya Atas Arahan dari Ahmad Dhani
-
CSR BRI Peduli Salurkan 9.500 Paket Nutrisi dan Pemeriksaan Gratis Kepada Masyarakat