Lina Mukherjee merasakan sakit setelah menghabiskan satu hari di balik jeruji besi. Wanita tersebut telah mendapatkan masalah hukum akibat konten makanan babi, dan ia akhirnya harus dilarikan ke poliklinik karena sakit yang dideritanya.
Terungkap bahwa Lina Mukherjee mengalami pusing dan nyeri di ulu hati. Kepala Lapas Kejari Palembang, Ike Rahmawati, mengonfirmasi hal tersebut.
Ike Rahmawati menjelaskan bahwa Lina mengeluhkan sakit pusing dan nyeri di ulu hati, sehingga segera dibawa ke poliklinik. Bahkan, Ike mengungkapkan bahwa Lina Mukherjee sempat menangis karena rasa sakit yang dialaminya.
"Kami telah membawa yang bersangkutan (Lina Mukherjee) ke poliklinik untuk mendapatkan perawatan. Namun, dia menangis, dan itu adalah hal yang wajar," ujar Ike pada Selasa, 11 Juli 2023.
Lebih lanjut, Ike Rahmawati mengungkapkan bahwa Lina Mukherjee ditahan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Hal ini karena Lina belum diizinkan untuk berinteraksi dengan orang di luar penjara, kecuali dengan pengacaranya.
"Dia (Lina) ditahan di sel tersebut karena belum diizinkan berhubungan dengan teman-temannya atau orang di luar. Hanya pengacaranya yang boleh bertemu dengannya," kata Ike.
"Saat ini, Lina Mukherjee ditahan bersama dua tahanan lainnya di sel Mapenaling," lanjutnya.
Diketahui bahwa Lina Mukherjee resmi ditahan sebagai tersangka atas kasus konten makan babi. Ia ditahan di Kejari Palembang mulai tanggal 10 Juli 2023 hingga 29 Juli 2023 mendatang.
Baca Juga: Nathalie Holscher Lepas Hijab, Larissa Chou Berandai-andai Jika Dirinya Juga Ikutan Lepas
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna