- Keluarga miliarder George Soros membeli 18 properti seluas 120 hektare melalui perusahaan cangkang di Shelter Island, New York.
- Aksi pembelian lahan tersebut memicu keresahan warga lokal karena adanya pembatasan akses serta pembangunan yang cukup intensif.
- Warga khawatir investasi masif ini akan menaikkan harga properti dan mengubah komunitas tenang tersebut menjadi kawasan eksklusif.
Suara.com - Keluarga miliarder George Soros menjadi sorotan setelah dilaporkan memborong puluhan properti di kawasan eksklusif Shelter Island, New York.
Langkah ini memicu kekhawatiran warga lokal yang menilai aksi tersebut mulai mengubah wajah komunitas kecil di wilayah Hamptons.
Berdasarkan catatan publik, keluarga Soros telah menguasai hampir 120 hektare lahan melalui pembelian 18 properti.
Akuisisi dilakukan lewat berbagai perusahaan cangkang, menjadikan mereka pemilik lahan pribadi terbesar di pulau tersebut.
Sejumlah warga mengaku resah dengan dampak yang ditimbulkan.
“Kami tidak tahu tujuan mereka membeli begitu banyak lahan, tapi ini jelas mengubah komunitas,” ujar seorang mantan pemilik properti yang kini telah menjual tanahnya.
Kekhawatiran semakin meningkat setelah aktivitas pembangunan intensif terlihat di beberapa lokasi.
Warga juga menyoroti pemasangan kamera pengawas serta pembatasan akses yang dinilai membuat lingkungan menjadi lebih eksklusif dan tertutup.
Bahkan, keluarga Soros disebut sempat mengajukan pembangunan pagar pengaman di jalan publik.
Baca Juga: 7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan
Namun rencana tersebut ditolak otoritas setempat karena menyangkut akses umum yang tidak boleh dibatasi.
“Sulit melawan kekuatan hukum para miliarder. Mereka seperti bisa membangun apa saja yang mereka mau,” kata warga lokal, Steve Lenox seperti dikutip dari NY Post.
Ia menegaskan kondisi ini berpotensi merusak pulau yang selama ini dikenal sebagai komunitas tenang.
Lonjakan harga properti juga menjadi perhatian utama.
Warga khawatir Shelter Island akan bernasib sama seperti kawasan elit lain di Hamptons yang menjadi tidak terjangkau setelah dibanjiri investor kaya.
Selain Soros, aktivitas investasi besar juga dilakukan pengembang lain yang membeli sejumlah bisnis penting di pulau tersebut.
Penutupan layanan apotek lokal bahkan sempat memicu protes karena mengganggu kebutuhan dasar warga.
Dengan luas sekitar 8.000 hektare, kepemilikan keluarga Soros memang hanya sebagian kecil dari total wilayah.
Namun, lokasinya yang strategis dinilai memberi pengaruh besar terhadap dinamika sosial dan ekonomi setempat.
Berita Terkait
-
7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan
-
17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang
-
Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Menang Lawan Bank Mega, Derek Prabu Maras Incar Transparansi Aset Triliunan yang Raib
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan