Cerita perjalanan kehidupan Dewi Yull telah mencuri perhatian publik. Ia bercerita tentang pernikahan beda agama dengan Ray Sahetapy pada tahun 1981. Sayangnya, pernikahan ini tidak mendapatkan restu dari orang tua Dewi.
Tak hanya itu, keluarga Dewi yang keras hatinya tetap tak memberikan restu, bahkan ketika Dewi melahirkan anak pertamanya yang bernama Gizca Puteri. Dewi mengaku bahwa saat itu ia menikah dengan Ray pada usia yang masih sangat muda, yakni 21 tahun. Pernikahan ini dilangsungkan pada bulan Juni tahun 1981, dan Gizca lahir pada bulan Agustus tahun 1982 ketika Dewi masih berusia 21 tahun.
"Aku nikah masih muda, umur 21 tahun. Juni nikah, tahun 81 kemudian Gizca lahir pada Agustus tahun 82. Itu aku masih umur 21," kenang Dewi Yull.
Kehadiran putri sulung membuat Dewi yang saat itu masih sangat muda merasa bingung. Tanpa mendapat restu dari orang tua, Dewi mencoba berjuang hidup sendiri bersama Ray. Ia tinggal di sebuah rumah kontrakan setengah bangunan bambu di kawasan Petojo Enclek, Gambir, Jakarta Pusat.
Hal ini diceritakan Dewi Yull saat diundang dalam podcas Melaney Ricardo baru-baru ini.
Perlu dicatat bahwa pada saat itu, Dewi sebenarnya berasal dari keluarga yang berada. Namun, ia memilih tinggal di Jakarta bersama suaminya yang sangat ia cintai. Dewi yang penuh semangat saat muda ingin membuktikan bahwa ia bisa hidup tanpa bantuan orang tua sama sekali. Ia merasa bertanggung jawab atas pilihan hidupnya, meskipun pilihan tersebut tidak mendapat dukungan dari keluarganya yang kaya.
Beban Dewi, yang memiliki nama asli Raden Adjeng Dewi Pudjijati, semakin berat ketika ia kehilangan sang ibunda tercinta sebelum menikah dengan Ray. Ibunya adalah satu-satunya yang memberikan restu untuk pernikahan mereka saat itu.
Dewi menghadapi tantangan besar karena harus memulai kehidupan rumah tangga tanpa mendapat bimbingan dari keluarga, terutama dari orang tua. Bahkan, ketika melahirkan anak pertamanya, ia tetap tidak mendapatkan restu dari keluarganya.
"Dari saat menikah, untungnya belum langsung hamil, ada jeda 6 bulan. Jadi itu menata hidupnya sambil belajar, gagap, karena ibuku juga baru meninggal. Aku sangat dijaga oleh ibuku, ibuku telah menjadi sosok yang melindungi aku seperti seorang Polisi Militer. Ibu meninggal pada bulan Februari, dan aku menikah pada bulan Juni, hanya selisih 6 bulan saja. Jadi tiba-tiba aku harus dewasa, hamil dan mengurus semuanya sendiri, menjalani kehidupan sendiri, melanglang buana di Jakarta, tinggal di kontrakan, dari Salemba Bluntas, kemudian pindah lagi ke Petojo Enclek," ungkap Dewi.
Baca Juga: Biodata dan Agama Bella Bonita, Diisukan Pernah Jadi Simpanan Pejabat
Meskipun ada tawaran dari ibu sambungnya untuk tinggal bersama keluarga besar, Dewi tetap teguh pada pilihannya dan berkata bahwa dia bisa menghadapinya sendiri. Ketika Gizca lahir, tidak ada yang menunggunya.
Itulah bagian dari perjalanan kehidupan Dewi Yull yang menarik perhatian banyak orang. Dia berhasil menghadapi berbagai tantangan, termasuk pernikahan beda agama tanpa restu keluarga dan memulai kehidupan rumah tangga tanpa dukungan dari orang tua. Semangat dan keteguhannya dalam menghadapi situasi tersebut patut diacungi jempol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda