Selebgram Lina Mukherjee sempat mencuri perhatian publik usai konten makan babi dengan mengucap bismillah viral di media sosial. Imbas dari kejadian tersebut, kini Lina resmi ditahan soal kasus dugaan penistaan agama.
Namun, Lina Mukherjee baru-baru ini menyebut nama Nikita Mirzani dalam persidangannya yang berlangsung pada Selasa (8/9/2023) kemarin.
Saat itu, Lina mengaku banyak orang yang membenci dirinya karena konten negatifnya tersebut. Namun tidak sedikit pula yang masih memberikannya support, diantaranya ada Nikita Mirzani.
Karena hal itu, pemilik nama asli Lina Lutfiawati berencana akan mendatangkan Nikita Mirzani sebagai saksi, dalam agenda mendengarkan keterangan saksi yang meringankan terdakwa.
"Di kasus saya ini kan ada yang benci sama saya dan ada juga yang masih mendukung saya. Ada teman-teman artis yang masih support saya, kayak Nikita Mirzani yang baik sama saya," ujar Lina Mukherjee yang ditemui seusai sidang di Pengadilan Negeri Kelas I Palembang, dikutip dari detiksumbagsel pada Kamis (10/8/2023).
"Sudah sempet ngomong sama kuasa hukum kalau mau ngehadirin Nikita Mirzani untuk saksi yang meringankan minggu depan semoga bisa hadir," lanjutnya.
Tersangka Lina pun dijerat melanggar Pasal 28 ayat (2), juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Berita Terkait
-
Putri Nikita Mirzani Desak Vadel Badjideh Segera Nikahi Dia, Netizen: Mirip sama Babonnya!
-
Loly Pamer Vadel Badjideh Tidur di Depannya, Singgung Cara Sang Pacar Cari Nafkah
-
Loly Dicibir Spek Tante-Tante, Vadel Badjideh Disarankan Pacari Gadis Ini Saja
-
Pernah Mondok di Pesantren, Lolly Anak Nikita Mirzani Digosipkan Murtad
-
Profesi Keren Vadel Badjideh, Nggak Banyak Orang Tahu!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel