Metro, Suara.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Subehi mengatakan bahwa penyelenggaraan event Festival Bumi Sai Wawai di Gedung Sessat Agung BSW dengan mempertimbangkan bahwa saat ini Kota Metro masih dalam kondisi PPKM Level 1 dan status pandemi belum dicabut oleh Pemerintah.
Hal tersebut disampaikan dalam kapasitasnya selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Kota Metro memberikan penjelasannya pada hari Kamis, 2 Juni 2022.
"Dengan diselenggarakan di dalam gedung, tentunya akan lebih mudah untuk melakukan pemantauan aktifitas pengunjung serta melaksanakan Prokes dan Protokol PPKM, dibandingkan jika dilaksanakan di lapangan terbuka,"jelasnya
.Subehi menambahkan bila event Festival Bumi Sai Wawai dilaksanakan dengan skala besar di ruang terbuka, maka akan lebih sulit untuk pengendalian Prokes Covid-nya, karena aktivitas pedagang dan pengunjung yang sulit terpantau.
"Apalagi di malam hari, yang jika merujuk kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Instruksi Walikota Metro tentang PPKM untuk saat ini masih dibatasi sampai jam 22.00 WIB saja”, ujarnya.
Menurutnya beberapa event untuk memeriahkan Peringatan Hari Jadi Kota Metro juga akan digelar dalam skala terbatas di beberapa titik lokasi dan ruang terbuka. Diantaranya seperti event Pasar Agro Ceria di depan Gedung Sessat Agung BSW, kemudian beberapa penampilan seni budaya dan perlombaan di Gedung Nuwo Intan dan Nuwo Budayo, gelaran Karnaval Budaya dan lain sebagainya.
"Pemerintah Kota Metro juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang memilki usaha industri kecil dan menengah untuk dapat berpartisipasi mempromosikan atau memasarkan produk-produknya di lokasi pameran atau di lokasi penyelenggaraan event lainnya dengan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan UMKM Kota Metro,"jelasnya.
Subehi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro mengajak dan mengimbau seluruh warga Masyarakat Kota Metro untuk dapat memeriahkan, menonton dan mengunjungi berbagai event yang diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-85 ini.
"Kota Metro adalah milik seluruh masyarakat dan Peringatan Hari Jadi ke-85 ini juga adalah hajat bersama warga Kota Metro, mari kita semua berpartisipasi, mendukung dan menghadiri serta memeriahkannya,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan