Metro, Suara.com - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meluncurkan rangkaian peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/6/2022).
Gus Yahya mengatakan tema peringatan satu abad NU adalah Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru. Pilihan tema tersebut kata Gus Yahya, didasarkan pada sebuah hadits Rasulullah SAW mengenai adanya pembaharu di setiap 100 tahun.
Menurut Gus Yahya, tema tersebut yakni memicu kebangkitan baru di tengah umat. Karena itu ia sangat berharap agar harlah ini menjadi momentum kebangkitan baru NU.
"Maka kita sangat menharapkan momentum kebangkitan baru bagi NU," ujar Gus Yahya di acara.
Gus Yahya menyebut hari ulang tahun tahun NU resmi ditetapkan berdasarkan kalender Hijriah yakni 16 Rajab atau Februari 2023 mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Gus Yahya menjelaskan terdapat sembilan cluster atau acara dalam peringatan Harlah satu Abad NU. Salah satu acaranya kata Gus Yahya, yakni Forum Dialog Pemimpin Agama atau R20 (Religion of 20) yang akan digelar akhir Oktober 2022.
"Tujuan diselenggarakannya R20 adalah bagaimana para pemimpin agama ini bicara supaya agama berhenti jadi bagian dari masalah dan mulai menjadi bagian dari solusi," kata Gus Yahya.
Gus Yahya menuturkan di acara R20, pihaknya akan mengundang tokoh agama dunia di antaranya Pemimpin Gereja Katolik dan sekaligus kepala negara Vatikan Paus Fransiskus; Pemimpin Gereja Anglikan di Inggris, Uskup Justin Welby, Uskup Agung Konstantinopel, Patriark Bartholomew.
Kemudian Pemimpin Agama Buddha Internasional, Raja Norodom Sihamoni; Pemimpin Agama Hindu Internasional, Sri Ravi Shankar dan tokoh pemimpin agama lainnya. Tak hanya itu, PBNU juga akan mengundang Syeikh Al-Azhar, Syeikh Ahmad Al Tayyeb dan para tokoh lain.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Gus Ipul Sambut Usulan PWNU, Jadwal Muktamar Agustus Sesuai Kebijakan Rais Aam
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa