Metro, Suara.com - Paradigma desain telah bergeser dari sekedar desain ruangan menjadi perencanaan solusi untuk berbagai latar belakang masyarakat. Saat ini, kreasi desainer harus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat untuk memastikan perkembangan kota yang lebih kohesif dan berkelanjutan.
"Lansekap desain di masa depan akan menuntut kebutuhan yang lebih besar daripada apa yang kita lihat hari ini. Desainer akan dihadapkan dengan tantangan yang melibatkan pengguna pada isu-isu seperti perubahan iklim dan keseimbangan alam," kata Group Chief Executive Officer, NIPSEA Group and Co President, Nippon Paint Holdings Group Wee Siew Kim dalam siaran pers Kamis (23/6/2022).
Guna mendukung kebutuhan tersebut, Nippon Paint kembali melaksanakan Asia Young Designer Awards (AYDA) International Awards sebagai rangkaian dari pelaksanaan program AYDA 2021/22 pada Juni-Juli 2022 mendatang.
Tahun ini, CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, Jon Tan mengatakan Angelica Ayu Laras Kinanti dan Daniel Jansen Harianto yang sebelumnya memenangkan Gold Winners AYDA Indonesia 2021/22 akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional ini.
Angelica Ayu Laras Kinanti dari Institut Teknologi Bandung untuk kategori Desain Interior dengan karya “Traditional Medicine Centre (RAMU)” dan Daniel Jansen Harianto dari UNIKA Soegijapranata untuk kategori Arsitektur dengan karya “Smoked County Relish” akan berkompetisi dengan 16 negara lainnya.
“Saya yakin, Daniel dan Kinanti mampu menjadi representatif desainer muda di Indonesia yang turut mempelopori perubahan dalam industri desain untuk menghasilkan kreasi inovatif yang memberikan manfaat bagi komunitas dan lingkungan kita”, tambah Jon Tan.
Berada di bawah inisiatif program CSR #ColouringLives Nippon Paint, AYDA Awards 2021/2022 dengan tema "Forward: Amplifying Empathy through Design”, Nippon Paint mengajak para desainer muda menciptakan solusi desain untuk kebutuhan penghuni dan juga menjaga keseimbangan alam.
AYDA Awards 2021/2022 melibatkan peserta di beberapa lokasi geografis seperti Bangladesh, China, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Turki dan Vietnam.
Baca Juga: Menparekraf Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu
-
Sahroni Usul Bentuk Lembaga Baru, Kelola Aset Sitaan Tak Lagi Tumpang Tindih
-
Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak
-
Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat
-
Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem
-
Bukan Artis, Sosok Ini Sukses Jadi Influencer Berkat Konten Otomotif
-
Buku One Day This Tree Will Fall, Kisah Indah Tentang Hutan dan Kehidupan
-
TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah
-
4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang
-
3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal